Kasus Korupsi

Polisi Tak Tahan Tersangka Dugaan Korupsi RTLH di Kelurahan Tanjung

Tersangka dalam kasus dugaan Korupsi RTLH tahun 2016 lalu, Azwar Muda tidak ditahan pihak Polres Muarojambi hingga saat ini.

Polisi Tak Tahan Tersangka Dugaan Korupsi RTLH di Kelurahan Tanjung
NET
ilustrasi

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Tersangka dalam kasus dugaan Korupsi RTLH tahun 2016 lalu, Azwar Muda tidak ditahan pihak Polres Muarojambi hingga saat ini.

Mantan Lurah Tanjung, Kecamatan Kumpeh Ilir, Kabupaten Muarojambi itu tidak ditahan lantaran selama ini bertindak kooperatif dalam setiap pemanggilan.

Kasatreskrim Polres Muarojambi, AKP George Alexander mengatakan, hal ini sesuai aturan dalam UU (Pasal 21 UU Nomor 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana).

"Karena yang bersangkutan memang kooperatif, sesuai dengan aturan yang ada. Apabila dia tidak akan menghilangkan barang bukti, jadi tidak ditahan," terangnya

Kata George, Azwar Muda bisa saja ditahan jika dirinya dicurigai melakukan tindakan-tindakan misalnya berupaya menghilangkan barang bukti atau tidak hadir saat dilakukan pemanggilan. Namun sejauh ini kata George, Azwar Muda selalu hadir.

Azwar Muda ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan Korupsi RTLH tahun 2016 lalu. Saat itu ada dua kelompok di Desa Tanjung yang memperoleh bantuan RTLH dari Kementerian Sosial yakni kelompok Tanjung I dan Tanjung II.

Dana yang di gelontorkan sebesar Rp 240 juta untuk setiap kelompok. Satu kelompok terdiri dari delapan orang, masing-masing orang menerima Rp 15 juta untuk bantuan bedah rumah. Setelah dilakukan audit oleh Inspektorat, ditemukan kerugian negara sekitar Rp 93 jutaan.

Penulis: samsul
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved