Tercatat Jadi 'Pembunuh Nomor Dua', Ini Faktor Risiko Utama Penyebab Stroke Paling Sering Hipertensi

Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tahun 2016 menunjukkan, stroke menempati peringkat kedua sebagai penyakit tidak menular penyebab kematian. Strok

Tercatat Jadi 'Pembunuh Nomor Dua', Ini Faktor Risiko Utama Penyebab Stroke Paling Sering Hipertensi
Ilustrasi 

Gejala yang muncul tersebut berhubungan dengan fungsi bagian otak yang terkena.

Namun yang paling sering ditemukan adalah kelumpuhan ekstremitas satu sisi, kesemutan, wajah mencong dan pelo.

Gejala stroke bisa pula berupa gangguan bahasa, gangguan memori, gangguan penglihatan, gangguan menelan, suara sengau, gangguan koordinasi dan gangguan keseimbangan.

Selain itu, perubahan perilaku juga bisa terjadi.

Pasalnya, stroke kerap diangap sebagai gangguan jiwa.

"Sepertiga pasien stroke mengalami pemulihan, sepertiganya mengalami kecatatan seumur hidup dan sepertiga lainnya meninggal," tutupnya.

Ketahui Pertolongan Pertama terhadap Stroke agar Tidak Meninggal

Stroke bisa datang kapan saja, tak peduli tempat dan waktu.

Stroke juga bisa menyerang orang dengan berbagai rentang usia, dari tua hingga muda.

Pengaruh stroke jangka pendek dan jangka panjang dapat mengubah hidup seseorang.

Halaman
1234
Editor: rida
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved