Pemusnahan Barang Bukti

Obat-obatan Hasil Sitaan BPOM di Mestong Dimusnahkan Kejari Muarojambi

Kejari Muarojambi melakukan pemusnahan sejumlah obat-obatan yang merupakan hasil barang bukti terhadap tindak pidana.

Obat-obatan Hasil Sitaan BPOM di Mestong Dimusnahkan Kejari Muarojambi
Tribunjambi/Samsul Bahri
Kejari Muarojambi melakukan pemusnahan sejumlah obat-obatan yang merupakan hasil barang bukti terhadap tindak pidana. 

Obat-obatan Hasil Sitaan BPOM di Mestong Dimusnahkan Kejari Muarojambi

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI-Kejari Muarojambi melakukan pemusnahan sejumlah obat-obatan yang merupakan hasil barang bukti terhadap tindak pidana yang terjadi di Muarojambi.

Sejumlah obat-obatan tersebut merupakan barang bukti yang diambil dari salah satu toko obat yang ada di Jalan lintas Jambi Palembang RT 10 Desa Sebapo, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muarojambi.

Obat-obatan tersebut terkait dengan perkara penjualan obat tanpa izin. Informasi yang diterima bahwa pemilik toko obat-obatan tersebut menjual obat-obatan namun yang bersangkutan tidak memiliki izin.

"Obat-obatan itu hasil dari sitaan BPOM Provinsi Jambi, dalam hal itu perkaranya ada di wilayah Muarojambi yang mana pemiliki bukan apoteker, tetapi menjual obat-obatan yang menggunakan resep dokter," ujar Kasipidum Kejari Muarojambi, Bambang Harmoko.

Penghapusan UNBK Masih Wacana, Disdik Kota Jambi Pastikan 2020 Tetap Ada Ujian

Tujuh Kursi Jabatan Eselon II di Bungo Kosong, Pemkab Buka Lelang Jabatan

PLN UP3 Muara Bungo Akan Lakukan Pemutusan Besar-besaran, Tunggakan Pelanggan Rp 9,6 Miliar

Gara-gara Bertengkar dengan Suami, DS Nekat Ajak Bayinya untuk Bunuh Diri

Dalam kesempatan ini, Sunanto menyebutkan bahwa dalam pemusnahan obat-obatan tersebut pihaknya melakukan dengan cara dibakar. Termasuk juga dengan barang bukti berupa kain dan pakaian yang masuk dalam barang bukti tindak pidana pencabulan.

"Untuk obat-obatan itu kita lakukan pemusnahan dengan cara dibakar. Kain dan pakaian juga kita lakukan pembakaran," sebutnya.

Sementara itu, untuk perkara lainnya yang berhubungan dengan Narkotika. Pihak kejari Muarojambi melakukan pemusnahan dengan cara melarutkan pada air yang dicampur dengan deterjen. Untuk barang bukti alat-alat rumah tangga juga pihaknya melakukan pembakaran dan pemecehan.

"Untuk berat sabu itu kita harus baca satu-satu putusannya. Itu kita lakukan dengan melarutkan dalam air di kasih deterjen. Barang bukti yang kita musnahkan ini merupakan perkara dari April sampai desember ini, itu ada 23 perkara," pungkasnya.

Penulis: samsul
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved