Berita Muarojambi

Harga Sawit Naik, Petani di Muarojambi Anggap Biasa, Ternyata Ini Penyebabnya

Harga Tandan Buah Sawit di wilayah Kabupaten Muaro Jambi saat ini mengalami peningkatan yang cukup baik pada akhir tahun 2019.

Harga Sawit Naik, Petani di Muarojambi Anggap Biasa, Ternyata Ini Penyebabnya
tribunjambi/samsul bahri
Harga Tandan Buah Sawit di wilayah Kabupaten Muaro Jambi saat ini mengalami peningkatan yang cukup baik pada akhir tahun 2019. 

Harga Sawit Naik, Petani di Muarojambi Anggap Biasa, Ternyata Ini Penyebabnya

TRIBUNJAMBI.COM-Harga Tandan Buah Sawit di wilayah Kabupaten Muaro Jambi saat ini mengalami peningkatan yang cukup baik pada akhir tahun 2019.

Dari sebelumnya harga tandan buah kelapa sawit di tingkat petani hanya berkisar di angka Rp 650 sampai Rp 700 saja, namun pada Desember 2019 ini harga sawit di tingkat petani mencapai harga Rp 1.200 sampai Rp 1.300.

Meski mengalami kenaikan harga cukup tinggi namun petani menilai hal itu biasa saja, mengingat saat ini kondisi produksi buah sawit lagi merosot dan pada tahun 2019 ini harga sawit terbilang kurang berpihak kepada petani.

5 GAYA Hidup Agar Terhindar Dari Kanker Paru, Ventilasi Rumah Punya Pengaruh Besar!

Seperti yang diungkapkan oleh Sumar, seorang petani kelapa sawit asal Desa Sekernan, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muarojambi, ia menilai kenaikan harga seperti saat ini sudah biasa dan tidak memberikan pengaruh yang baik terhadap pendapatan para petani.

"Biasa, kalau buahnya lagi trek harganya dinaikkan, kito ini mau kek mana lah lagi kan, hargo naik alhamdulillah, walaupun tadi hasilnyo dikit cuma," tuturnya.

Lebih lanjut disampaikan oleh Sumar bahwa petani sebenarnya menginginkan kestabilan terhadap harga TBS.

Karena menurutnya selama ini harga TBS tidak pernah stabil, bahkan di saat-saat hasil TBS yang meningkat berbanding terbalik dengan harga jual.

Live Streaming BWF World Tour Finals 2019, Jonatan Christie vs Wakil Taiwan, The Minion Lawan Jepang

"Kita petani di bawah ini sebenarnya cuma ingin kestabilan harga, kalau seperti sekarang sama saja, buah sedikit harga nya di naikan pendapat kita tepat segitu juga, coba kalau buah nya lagi banyak harga nya juga tetap seperti sekarang, ya minimal 1000 rupiah saja per kilo nya," ungkapnya.

"Kalau seperti sekarang mau buahnya banyak atau buahnya sedikit pun pendapatan kita para petani tetap sama aja," sambungnya.

FAKTA Baru Vicky Prasetyo, Masih Suami Sah Angel Lelga Ternyata Tidak Ada Perceraian Mereka Karena

Sementara itu, Martono seorang pengepul buah kelapa sawit petani juga mengungkapkan hal senada, meskipun harga saat ini terbilang tinggi, namun produksi buah sawit petani sedang menurun, sehingga klw di hitung pendapatan nya tetap sama saja,

"Sama saja, kalau buahnya banyak ya harganya murah, kalau dihitung sih penghasilannya tetap segitu juga, judulnya aja naik, tapi hasilnya sama saja," pungkasnya.

VIDEO: 6 BUMN Lain Jadi Perhatian Utama Erick Thohir

FOLLOW INSTAGRAM TRIBUN JAMBI:

.

Penulis: samsul
Editor: nani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved