Siswa SMA di Tanjab Timur Bunuh Diri

Benarkah karena Pelajaran? Kepsek Ungkap Perilaku Siswa yang Bunuh Diri, "Baru 2 Minggu Sekolah"

Pihak sekolah SMA N 9 angkat bicara, terkait curhatan korban gantung diri perihal beratnya beban pelajaran pada malam sebelum

Benarkah karena Pelajaran? Kepsek Ungkap Perilaku Siswa yang Bunuh Diri,
Tribun Jambi/Abdullah Usman
Proses pemakaman jenazah siswa SMA di Tanjab Timur yang bunuh diri. Korban siswa kelas XI SMA negeri di Tanjab Timur itu gantung diri diduga karena pelajaran terlalu berat dan dirinya tidak kuat. 

Benarkah karena Pelajaran? Kepsek Ungkap Perilaku Siswa yang Bunuh Diri, "Baru 2 Minggu Sekolah"

Laporan Wartawan Tribunjambi.com, Abdullah Usman 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Pihak sekolah SMA N 9 angkat bicara, terkait curhatan korban gantung diri perihal beratnya beban pelajaran pada malam sebelum kejadian, Kamis (12/12).

Untuk diketahui, sehari sebelumnya warga Desa Teluk Majelis Kecamatan Kuala jambi Kabupaten Tanjabtim geger dengan kasus gantung diri oleh seorang pemuda yang diketahui berstatus pelajar.

Dalam kejadian tersebut almarhum (RR) warga RT 11 Dusun 3 Desa Teluk Majelis, Kecamatan Kuala Jambi, Kabupaten Tanjabtim, tidak meninggalkan pesan ataupun wasiat, hanya saja curhatan pada malam sebelum kejadian menjadi tanda penyebab.

Hasil Seleksi Administrasi CPNS 2019 Diumumkan Mulai Hari Ini, Simak Caranya Disini 12 Desember 2019

Menanggapi hal tersebut pihak sekolah melalui Kepala Sekolah SMA 9 Pak Lubis kepada tribunjambi.com menuturkan, dirinya turut berduka cita atas meninggalnya salah satu siswanya tersebut. Meski siswa tadi terbilang baru di sekolahnya.

Seorang siswa SMA di Tanjab Timur bunuh diri. Tubuhnya ditemukan dalam kondisi tergantung tali. Warga Teluk Majelis, Tanjabtim, Jambi digegerkan dengan penemuan tubuh remaja di depan teras rumahnya, pada Rabu (11/12/2019) sekira pukul 05.00 WIB.
Seorang siswa SMA di Tanjab Timur bunuh diri. Tubuhnya ditemukan dalam kondisi tergantung tali. Warga Teluk Majelis, Tanjabtim, Jambi digegerkan dengan penemuan tubuh remaja di depan teras rumahnya, pada Rabu (11/12/2019) sekira pukul 05.00 WIB. (Tribun Jambi/Abdullah Usman)

"Ia, RR sendiri merupakan siswa baru di SMA 9 ini, lebih kurang baru berjalan dua minggu. Tapi memang selama dua minggu tersebut hanya pada minggu pertama dirinya aktif sekolah jelang minggu kedua dirinya kerap absen," ujar Kepala sekolah.

Lanjutnya, pihak sekolah tidak tinggal diam terkait hal tersebut dan sudah menanyakan langsung kepada pihak keluarga (orang tua) almarhum.

Oden Bisa Meramal Masa Depan? Tahu Roger Bakal Jadi Raja Bajak Laut? Spoiler One Piece Chapter 965

Mengingat sebentar lagi akan dilaksanakan ujian, pihak sekolah juga tidak mungkin membiarkan hal tersebut berlarut.

Dari penjelasan orang tua Almarhum terakhir, si anak memang tidak mampu mengikuti pelajaran di tempat sekolahnya yang baru.

Halaman
12
Penulis: Abdullah Usman
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved