Advetorial

Kota Jambi Kembali Raih Penghargaan Sebagai Kota Peduli Hak Asasi Manusia

Pemerintah Kota Jambi kembali menerima penghargaan prestisius dan apresiasi pemerintah pusat dibidang penegakan Hak Asasi Manusia.

Kota Jambi Kembali Raih Penghargaan Sebagai Kota Peduli Hak Asasi Manusia
ist
Pemerintah Kota Jambi kembali menerima penghargaan prestisius dan apresiasi pemerintah pusat dibidang penegakan Hak Asasi Manusia. 

Tahun Kedua, Apresiasi Pemerintah Pusat atas Kinerja Pemenuhan HAM di Kota Jambi

BANDUNG- Lagi, apresiasi tertuju kepada Tanah Pilih Pusako Batuah Kota Jambi. Tanah pilihan di Provinsi Jambi ini kembali mencatatkan tinta emas raihan prestasi di tingkat nasional.

Belum genap rasanya dalam hitungan 24 jam, Wali Kota Jambi Syarif Fasha menerima Penghargaan dari KPK RI dan Kemendagri atas upaya pencegahan korupsi di Kota Jambi, dirinya kembali menerima penghargaan prestisius dan apresiasi pemerintah pusat dibidang penegakan Hak Asasi Manusia.

Wali Kota Jambi Dr. H. Syarif Fasha, ME, menerima Penghargaan Kota Jambi sebagai Kota Peduli Hak Asasi Manusia pada Tahun 2019 oleh Menteri Hukum dan HAM RI, Prof. Yasonna H. Laoly pada puncak peringatan Hari HAM Sedunia, yang dipusatkan di Gedung Merdeka Kota Bandung, Jawa Barat (10/12).

Penghargaan ini merupakan kali keduanya diterima oleh Kota Jambi, setelah sebelumnya diterima tahun lalu (2018 red.) di Jakarta, Wali Kota Fasha juga menerima penghargaan serupa. Ini merupakan prestasi yang cukup membanggakan, karena Kota Jambi dibawah duet kepemimpinan Wali Kota Jambi H. Syarif Fasha bersama Wakil Wali Kota Jambi dr. H. Maulana, membuktikan konsistensi atas komitmen dan dedikasi terhadap penegakan Hak Asasi Manusia (HAM) di Kota Jambi.

Pemerintah Kota Jambi kembali menerima penghargaan prestisius dan apresiasi pemerintah pusat dibidang penegakan Hak Asasi Manusia.
Pemerintah Kota Jambi kembali menerima penghargaan prestisius dan apresiasi pemerintah pusat dibidang penegakan Hak Asasi Manusia. (ist)

Ajang penganugerahan penghargaan ini merupakan rangkaian kegiatan Peringatan HAM Sedunia ke-71 Tahun 2019. Mengangkat tema "Pelayanan Publik yang Berkeadilan", peringatan hari HAM sedunia, mengambil di kota dan gedung bersejarah, tempat diselenggarakannya Konferensi Asia Afrika pada tahun 1955 lalu.

Turut hadir pada kesempatan itu, Menkopolhukam RI Prof. Mahfud MD, Menkumham RI Prof. Yasona H. Laoly, Gubernur Jabar Ridwan Kamil dan 425 kepala daerah, Gubernur, Bupati/Wali Kota se-Indonesia.

Menkopolhukam Mahfud MD dalam sambutannya menyampaikan bahwa penghargaan yang diberikan kepada kepala daerah yang hadir pada peringatan HAM sedunia tersebut adalah merupakan konsekuensi dari prestasi kepala daerah, agar tidak berhenti dan terus untuk memperjuangkan penegakkan dan pemenuhan HAM di daerah masing-masing.

Sementara itu, sebelumnya Menteri Hukum dan HAM RI, Yasona H. Laoli dalam sambutannya, menyampaikan bahwa terdapat 425 kabupaten/kota dari jumlah keseluruhan 514 kabupaten/kota, yang telah berpartisipasi dan menyampaikan data capaian di bidang pemenuhan Hak Asasi Manusia. Dari jumlah tersebut, 272 Kabupaten/Kota memenuhi kategori Peduli HAM, dan 96 Kabupaten/Kota dikategorikan Cukup Peduli HAM.

Dirinya juga menyampaikan bahwa penentuan kriteria daerah peduli HAM, telah melalui proses penilaian yang cukup ketat.

"Adanya sejumlah perubahan dalam kriteria dan indikator dalam Peraturan Menteri Hukum dan HAM No. 34 Tahun 2016 tentang Kriteria Daerah Kabupaten/Kota Peduli HAM, ditambah penggunaan aplikasi yang lebih terintegrasi dan penilaian eksternal Kementerian Hukum dan HAM, untuk mencapai kriteria kabupaten/kota peduli HAM ini cukup sulit dan ketat. Namun, ternyata sebagian besar Pemerintah Daerah tetap memiliki komitmen tinggi untuk terus mengupayakan pemenuhan hak dasar bagi masyarakatnya, dan upayanya tersebut berhasil," terang Laoli.

Wali Kota Jambi Dr. H. Syarif Fasha, ME, menerima Penghargaan Kota Jambi sebagai Kota Peduli Hak Asasi Manusia pada Tahun 2019 oleh Menteri Hukum dan HAM.
Wali Kota Jambi Dr. H. Syarif Fasha, ME, menerima Penghargaan Kota Jambi sebagai Kota Peduli Hak Asasi Manusia pada Tahun 2019 oleh Menteri Hukum dan HAM. (ist)

Sementara itu, Wali Kota Fasha seusai menerima penghargaan menyampaikan apresiasinya kepada Menkumham RI beserta jajarannya yang ada di Provinsi Jambi, yang turut berperan besar dalam mewujudkan Kota Jambi sebagai Kota Layak HAM selama ini.

"Terima kasih dan penghargaan, apresiasi kami setingginya kepada pemerintah pusat yang telah memberikan penghargaan ini. Ini merupakan wujud pengakuan negara atas eksistensi dan kimerja kita selama ini bersama berbagai pihak, terutama jajaran Kemenkumham di Jambi dan seluruh pihak terkait, serta seluruh masyarakat, dalam membangun dan memenuhi hak dasar manusia dan masyarakat di Kota Jambi. Kami ucapkan terima kasih kepada Kanwil Kemenkum HAM Provinsi Jambi yang telah bermitra, bersama kami mewujudkan hak masyarakat, terutama dalam HAM di Kota Jambi," sebut Wali Kota dengan jargon Kota Jambi Terkini itu.

Editor: Teguh Suprayitno
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved