Andre Rosiade Ungkap Masalah yang Lebih Besar dari Penyelundupan di Garuda Indonesia, Gunung Es

Andre Rosiade menyebut dugaan penyelundupan di Garuda Indonesia sebagai "fenomena gunung es". Ada masalah lebih besar

Andre Rosiade Ungkap Masalah yang Lebih Besar dari Penyelundupan di Garuda Indonesia, Gunung Es
(Tangkap Layar Youtube Najwa Shihab)
Andre Rosiade 

Andre Rosiade Ungkap Masalah yang Lebih Besar dari Penyelundupan di Garuda Indonesia, Gunung Es

TRIBUNJAMBI.COM - Ada masalah yang lebih besar dari persoalan penyelundupan di maskapai Garuda Indonesia beberapa waktu terakhir.

Andre Rosiade menyebut dugaan penyelundupan di Garuda Indonesia sebagai "fenomena gunung es".

Anggota Komisi VI DPR yang membidangi industri, investasi dan persaingan usaha mengungkapkan ini bisa menjadi pintu masuk untuk mengungkap masalah-masalah lebih besar yang ada.

Kehidupan Suami Iis Dahlia Satria Dewandono dan Istri, Pilot Garuda yang Disebut-sebut Angkut Harley

Tegas Sebut Tak Terlibat, Suami Iis Dahlia Jadi Pilot Pembawa Harley Selundupan Milik Ari Askhara

Begini Reaksi Sandiaga Uno Tanggapi Erick Thohir Pecat Dirut Garuda Soal Penyelundupan Harley

Terbongkarnya dugaan penyelundupan di maskapai Garuda Indonesia dinilai bisa menjadi pintu masuk pengungkapan masalah-masalah di Badan Usaha Milik Negara (BUMN), seperti dugaan gagal bayar Asuransi Jiwasraya dan dugaan korupsi di Bank Tabungan Negara (BTN).

Kementerian BUMN mengatakan restrukturisasi dan penguatan fungsi manajemen akan menjadi kunci utama pembenahan BUMN, namun bagi pengamat, hal ini belum cukup.

Erick Thohir
Erick Thohir (dok/tribun)
Dugaan penyelundupan di Garuda disebut sebagai "fenomena gunung es" oleh anggota Komisi VI DPR, yang membidangi industri, investasi, dan persaingan usaha, Andre Rosiade.

"Fenomena gunung es lah, bahwa masih banyak lagi masalah di BUMN, tapi belum terungkap," ujar Andre kepada BBC News Indonesia, Minggu (08/12).

Kasus kecil

Andre Rosiade mengatakan kasus Garuda termasuk "kasus kecil".

"Garuda itu hal yang kecil, bukan hal yang menonjol. Ada kasus Jiwasraya yang jauh lebih besar," ujar Andre.

Kasus yang disebut "mega skandal" oleh Andre Rosiade ini melibatkan perusahaan Jiwasraya yang diduga gagal membayar polis yang jatuh tempo kepada anggotanya senilai Rp16,3 triliun.
Halaman
1234
Editor: duanto
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved