Berita Kota Jambi

Disdik Kota Jambi Punya Target Tingkatkan Nilai UN, Guru-guru akan Dipanggil

Dinas pendidikan Kota Jambi mempunyai target untuk meningkatkan nilai Ujian Nasional (UN). Sebab ini merupakan

Disdik Kota Jambi Punya Target Tingkatkan Nilai UN, Guru-guru akan Dipanggil
TRIBUNJOGJA
Ilustrasi guru mengajar 

Tingkatkan Mutu Pendidikan, Disdik Kota Jambi beri Pelatihan Untuk Guru

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Dinas pendidikan Kota Jambi mempunyai target untuk meningkatkan nilai Ujian Nasional (UN). Sebab ini merupakan salah satu pentingnya upaya peningkatan mutu pendidikan.

Di antaranya dengan cara memberikan pemahaman maupun pelatihan kepada guru-guru yang ada di Kota Jambi.

“2020 target kita harus naik signifikan. Caranya ya seperti kita panggil guru-guru yang mengajar mata pelajaran UN, dan akan kita latih mereka. Kita berikan pemahaman lebih, bagaimana agar target ini tercapai,” kata Bambang Irawan, Kasi Kurikulum dan Evaluasi SMP Disdik Kota Jambi.

Berat dan Besar, Benarkah Medali Benar-benar Terbuat dari Emas Murni? Berikut Faktanya, Ternyata

Selain itu, dengan adanya pelatihan dan pemahaman kepada para guru pengajar mata pelajaran UN, diharapkan dapat menganalisis visi misi UN serta bagaimana bisa merumuskan indikator pembelajaran.

“Kemudian mereka (guru, red) bisa merumuskan soal-soal yang diprediksi akan sama dengan soal UN,” tambahnya.

Dengan begitu, guru akan fokus pembelajaran di kelas IX terkait capaian peningkatan. Selain itu guru harus bekerja fokus pada peningkatan prestasi UN.

Daftar 23 Nama Lolos Seleksi Administrasi, Calon Kadisnakertrans, Bakesbangpol, dan Dirut RSUD

“Sebenarnya tidak ada kendala, hanya saja guru susah mengalami perubahan. Kebiasaan selama mengajar, jika kualias mengajar guru tidak bagus guru tidak mau mengembangkan dan menyesuaikan, maka hasilnya akan sama,” terangnya.

Maka dari itu, pihaknya kini juga fokus untuk peningkatan kualitas guru. Selain itu menurutnya, banyak strategi yang dilakukan. Seperti di antaranya juga bagaimana membangun komunikasi yang baik antara guru dengan murid, komunikasi guru degnan guru termasuk kepala sekolah untuk mengevaluasi nilai hasil ujian nasioanal.

Sementara terkait guru harus dapat mengembangkan dan menyesuaikan, sebab fungsi guru harus bergerse ke arah yang berlainan.

Siapa Sangka, Syahrini Sudah Pernah Penjarakan Haters Dia, Tak Terendus Perlakuan Istri Reino Barack

Di mana guru yang sebelumnya menjadi sumber belajar atau pengetahuan, berubah menjadi mentor, fasilitator, motivator, kreatif, berkarakter dan menjadi team work.

“Dan guru harus siap menghadapi perubahan tersebut. Inilah pentingnya revitalisasi ilmu pendidikan dan guru adalah inti pengembangan bidang studi pendidikan."

"Sebab, saat ini sumber pengetahuan murid tidak lagi dengan guru, melainkan sudah terbuka bebas melalui situ-situs penyedia informasi. Maka dari itu, guru harus bisa mencari celah yang baru,” pungkasnya. (Rohmayana)

VIDEO: Keluarga Jokowi Ramai-ramai Nyalon Kepala Daerah

FOLLOW INSTAGRAM TRIBUN JAMBI:

.

Penulis: Rohmayana
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved