Milenial

Sekolah Tiga Hari? Milenial Jambi: Kenapa Tidak!

TOKOH pendidikan Indonesia sekaligus Pemerhati Anak, Seto Mulyadi atau yang lebih akrab disapa Kak Seto menyampaikan usulan

Sekolah Tiga Hari? Milenial Jambi: Kenapa Tidak!
ISTIMEWA
Tiga milenial Jambi, Yasifa, Gebi dan Nurjanah mengomentari isu sekolah 3 hari. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - TOKOH pendidikan Indonesia sekaligus Pemerhati Anak, Seto Mulyadi atau yang lebih akrab disapa Kak Seto menyampaikan usulan kurikulum baru ke Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim. Usulan tersebut adalah sekolah hanya tiga hari.

Kak Seto yang juga menjabat Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) ini menyampaikan usulan bukan tanpa dasar.

Dirinya pun sudah menguji sekolah tiga hari tersebut selama 13 tahun di homeschooling milik Kak Seto yang ada di Bintaro, Tangerang Selatan.

Kak Seto juga memiliki sebuah sekolah formal bernama Mutiara Indonesia Internasional yang bekerja sama dengan Universitas Cambridge di Inggris dan telah berjalan sejak tahun 1982.

Dari kedua sekolah tersebut, homeschooling justru menerbitkan lulusan yang lebih memuaskan.

Hal tersebut menjadi salah satu dasar usulan sekolah tiga hari.

Tentunya usulan ini mendapatkankan beragam komentar. Berikut pendapat dari beberapa anak muda di Jambi tentang sekolah tiga hari.

Yasifa, Mahasiswa Unja
Apabila ditanya efektif atau tidaknya, tentu bisa dikatakan efektif dikarenakan Kak Seto sendiri sudah membuat percobaannya dan setelah saya baca hasil dari percobaannya itu termasuk efektif karena menghasilkan lulusan yang baik, dan saya setuju bahwa aturan sekolah yang bagus adalah sekolah yang dapat membuat muridnya senang..

Sekolah 5-6 hari jujur tidak membuat jenuh selagi tidak pulang dengan jangka waktu yang lama, apabila jam pulang terlalu sore an bersekolah selama 5-6 hari dapat sedikit membuat jenuh selain dikarenakan kelelelahan banyaknya tugas yang biberikan guru juga cukup membuat murid kesulitan.

Tentu saya pernah bosan sekolah, jika saya merasa bosan saya akan mendengarkan musik diwaktu-waktu kosong dan bermain game sama teman-teman sekelas.

Halaman
12
Penulis: Nurlailis
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved