Renah Pemetik Sering Jadi Jualan Politik, Tiga Desa di Kerinci Terisolir Akibat Jalan Rusak

Sudah puluhan tahun masyarakat Renah Pemetik, Sungai kuning, Lubuk Tabun dan Pasir jaya, Kecamatan Air Hangat Timur, Kabupaten Kerinci masih terisolir

Renah Pemetik Sering Jadi Jualan Politik, Tiga Desa di Kerinci Terisolir Akibat Jalan Rusak Puluhan Tahun

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Kerusakan jalan menuju Renah Pemetik Kabupaten Kerinci semakin hari semakin parah. Sudah puluhan tahun masyarakat Renah Pemetik, Sungai kuning, Lubuk Tabun dan Pasir jaya, Kecamatan Air Hangat Timur, Kabupaten Kerinci, masih terisolir.

Irwan salah seorang warga Renah Pemetik mengatakan, rusaknya jalan renah pemetik membuat petani kesulitan membawa hasil pertanian mereka. Menurut dia, sudah beberapa tahun jalan Renah Pemetik tidak dilakukan perbaikan.

"Apa lagi saat musim musim hujan, sehingga kendaraan roda dua maupun roda empat sulit untuk melewatinya," sebutnya.

Padahal, jalan Ranah Pemetik yang kondisinya saat ini rusak parah tersebut menghubungkan tiga desa. Yakni Desa Pasir Jaya, Lubuk Tabun, dan Sungai Kuning, Kecamatan Siulak Mukai.

Kadis PMD Jadi Tersangka Kasus LPJU, Pemkab Tebo Segera Tunjuk Pelaksana Tugas

Ibu Tiga Anak Ditangkap Polisi Sarolangun, Dengar Pengakuannya Buat Miris

Siti Aisyah Maafkan Putranya Meski Telah Dianiaya hingga Terluka, Kejadian di Bungo Jambi

Nama Istri Gubernur Jambi Disebut Sebagai Penerima Suap, KPK: Ada Kemungkinan

"Untuk melewati jalan tersebut, para petani terpaksa harus menimbun sendiri dengan menggunakan tanah dan koral, supaya tidak licin dan berlumpur. Karena tidak ada ditimbun, terpaksa kita timbun sendiri, karena ini merupakan satu-satunya jalan untuk membawa hasil perkebunan, seperti kentang dan kopi," ungkapnya.

Menurut Irwan semenjak jalan Renah Pemetik dibuka sekitar awal tahun 2000an nampaknya tidak menyelesaikan duka bagi petani. Sampai sekarang jalan menuju Renah Pemetik masih rusak parah.

"Selama ini Renah Pemetik selalu menjadi jualan politik, bahwa jalan akan diperbaiki, saat pemilihan anggota Dewan, nanum setelah mereka dipilih, sampai sekarang jalan tidak kunjung diperbaiki," pungkasnya.(*)

Penulis: heru
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved