Berita Tanjab Timur

Ketinggian Air di Tanjab Timur Mendekati Siaga 3, BPBD Rutin Patroli ke Daerah Rawan Terdampak

Ketinggian Air di Tanjab Timur Mendekati Siaga 3, BPBD Rutin Patroli ke Daerah Rawan Terdampak

Ketinggian Air di Tanjab Timur Mendekati Siaga 3, BPBD Rutin Patroli ke Daerah Rawan Terdampak
tribunjambi/Abdullah Usman
Ketinggian Air di Tanjab Timur Mendekati Siaga 3, BPBD Rutin Patroli ke Daerah Rawan Terdampak 

Ketinggian Air di Tanjab Timur Mendekati Siaga 3, BPBD Rutin Patroli ke Daerah Rawan Terdampak

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Berdasarkan pemetaan BPBD Tanjung Jabung Timur (Tanjab Timur), ada lima kecamatan yang berada di pesisir yang dianggap rawan banjir rob .

Selain itu, BPBD juga menyebut terdapat tiga kecamatan lainnya juga berdampak banjir kiriman (luapan sungai).

Tercatat ada tiga kecamatan yang rawan terdampak banjir luapan air sungai, yang biasa disebut masyarakat sekitar dengan sebutan banjir kiriman dari kawasan uluan.

BPBD Petakan Wilayah Rawan Banjir, Ini 5 Kecamatan di Tanjabtim yang Rawan Terdampak Banjir Rob

Daftar Nama Pengusaha Jambi Sumber Uang Zumi Zola Terungkap, Dapat Puluhan Miliar?

Bos Samsung Indonesia Jadi Korban di PT Asuransi Jiwasraya, Uangnya Macet Bermiliar-miliar

"Ada tiga kecamatan yang terancam terdampak banjir kiriman tersebut, yakni Kecamatan Berbak, Dendang dan Rantau Rasau," papar Kabid Pencegahan dan kesiapsiagaan BPBD Tanjab Timur, Rahmad.

Menurut Rahmad, berdasarkan laporan yang mereka terima saat ini dari hasil pengukuran oleh tim BWSS, saat ini ketinggian permukaan air berada di angka 4,36 M atau masih dikatakan normal.

Namun keadaan tersebut akan berubah jika kondisi air terus mengalami kenaikan. Berada di angka 4,52 saja sudah masuk kategori siaga 3.

"Tidak menutup kemungkinan ketinggian air tersebut akan terus bertambah, mengingat curah hujan yang turun saat ini cukup tinggi dan merata di wilayah Provinsi Jambi," jelasnya.

Saat ini BPBD kata Rahmad, terus rutin melakukan patroli ke tiga kecamatan, terutama kawasan-kawasan yang kerap terdampak.

"Dari hasil pemantauan sekarang masih kategori normal, meski sudah mendekati siaga," ujarnya.

Terpisah Camat Rasau A Yani mengatakan, saat ini genangan air masih normal meski memang sedikit tinggi. Masih mengikuti pasang surut air laut, dalam artian saat pasang air naik dan saat surut air pun kembali surut.

Untuk genangan bilang A Yani, sudah terlihat di kawasan perkampungan simpang, Desa Rantau Makmur dan sekitarnya. Begitu pula untuk tanaman padi juga belum terendam berbahaya tinggi.

"Saat ini kita terus melakukan monitoring, dan rutin melaporkan ke pihak kabupaten terkait perkembangan kondisi saat ini," pungkasnya.

Ketinggian Air di Tanjab Timur Mendekati Siaga 3, BPBD Rutin Patroli ke Daerah Rawan Terdampak (Abdullah Usman/Tribunjambi.com)

Penulis: Abdullah Usman
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved