Sudah Jangkau 700 Petani Hutan Tebo, Pelatihan Budidaya Sayuran Terintegrasi PT LAJ

...telah menjangkau lebih dari 700 petani, sekaligus wujud komitmen perseroan perusahaan untuk membina petani penggarap skala kecil...

Sudah Jangkau 700 Petani Hutan Tebo, Pelatihan Budidaya Sayuran Terintegrasi PT LAJ
Istimewa
PT Lestari Asri Jaya (LAJ) perusahaan pengelola Hutan Tanaman Industri (HTI) Karet menggelar kegiatan tanam perdana pertanian terpadu, Rabu (4/12/2019). Ini merupakan bagian dari program pembinaan dan pelatihan kepada petani penggarap skala kecil di area konsesi HTI LAJ dan PT Wanamukti Wisesa yang tergabung dalam Kelompok Tani Hutan Wana Mitra Lestari. Jdj 

Sudah Jangkau 700 Petani Hutan Tebo, Pelatihan Budidaya Sayuran Terintegrasi PT LAJ

TRIBUNJAMBI.COM - PT Lestari Asri Jaya (LAJ) perusahaan pengelola Hutan Tanaman Industri (HTI) Karet menggelar kegiatan tanam perdana pertanian terpadu, Rabu (4/12/2019). Ini merupakan bagian dari program pembinaan dan pelatihan kepada petani penggarap skala kecil di area konsesi HTI LAJ dan PT Wanamukti Wisesa yang tergabung dalam Kelompok Tani Hutan Wana Mitra Lestari.

Hadir dalam pelatihan kegiatan yang digelar di Desa Napal Putih, Tebo, Jambi ini Direktur Operasoional PT LAJ, Kepala KPHP Tebo Barat, Kepala Dinas Pertanian Tebo dan Ketua serta anggota Kelompok Tani Hutan (KTH) Wana Mitra Lestari.

PT Lestari Asri Jaya (LAJ) perusahaan pengelola Hutan Tanaman Industri (HTI) Karet menggelar kegiatan tanam perdana pertanian terpadu, Rabu (4/12/2019). Ini merupakan bagian dari program pembinaan dan pelatihan kepada petani penggarap skala kecil di area konsesi HTI LAJ dan PT Wanamukti Wisesa yang tergabung dalam Kelompok Tani Hutan Wana Mitra Lestari.  Slbf
PT Lestari Asri Jaya (LAJ) perusahaan pengelola Hutan Tanaman Industri (HTI) Karet menggelar kegiatan tanam perdana pertanian terpadu, Rabu (4/12/2019). Ini merupakan bagian dari program pembinaan dan pelatihan kepada petani penggarap skala kecil di area konsesi HTI LAJ dan PT Wanamukti Wisesa yang tergabung dalam Kelompok Tani Hutan Wana Mitra Lestari.  (Istimewa)

Meizani Irmadhiany, Corporate Affairs Director PT Royal Lestari Utama induk usaha LAJ mengatakan kegiatan yang dilakukan telah menjangkau lebih dari 700 petani, sekaligus wujud komitmen perseroan perusahaan untuk membina petani penggarap skala kecil yang tinggal dan menggantungkan hidupnya di lahan di dalam area kerja PT LAJ dan PT Wanamukti Wisesa.

“Ini adalah wujud komitmen perseroan perusahaan untuk melaksanakan pembinaan dan pemberdayaan petani kecil melalui implementasi program pertanian terpadu di Kabupaten Tebo, Jambi,” tegas Corporate Affairs PT Royal Lestari Utama, Meizani Irmadhiany.

Prakiraan Cuaca 4-6 Desember 2019, Waspada Jambi Berpotensi Hujan Petir dan Angin Kencang

Inul Daratista Pisah Ranjang Kembali dengan Adam Suseno, Sempat Ribut Besar, Gara-gara Uang?

Wajah Jusuf Kalla saat Muda, Apakah Ada Perbedaan Ciri Khas saat Berusia 77 Tahun?


Sugiyo, Ketua Kelompok Tani HutanKTH Wana Mitra Lestari, mengatakan selama ini anggota kelompoknya menggantungkan kehidupan sehari – hari dengan bertanam dan menjual getah karet.

Sebagian pendapatan mereka harus digunakan untuk membeli sayur mayur dan kebutuhan pangan. Ketika harga jual karet relatif rendah, mereka kesulitan memenuhi kebutuhan sehari – hari.

“Pelatihan budidaya sayuran ini sangat bermanfaat karena kami dapat memproduksi sendiri kebutuhan pangan dan juga menambah pendapatan keluarga,” kata Sugiyo.

Awalnya, kata Sugiyo, masyarakat sering waswas dan khawatir akan digusur. "Karena kan status kami tinggal di kawasan hutan produksi yang perizinan pengelolaannya diberikan Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup kepada PT LAJ. Namun kami bersyukur karena ternyata kami diperbolehkan tetap mengelola lahan dan bergabung dalam program pembinaan sesuai aturan pemerintah. Alhamdullilah pada bulan September lalu kami sudah menandatangani kesepakatan kerjasama dengan PT LAJ disaksikan langsung oleh Pemerintah Kabupaten Tebo dan Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jambi," tuturnya.

“Salah satu isi kesepakatannya adalah kami akan mengembangkan program pertanian terpadu untuk ketercukupan pangan petani melalui tanaman sayur mayur dan perikanan,” kata Sugiyo.

Halaman
12
Editor: duanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved