H-1 Penutupan Pendaftaran, Pendaftar Lelang Jabatan di Pemkab Tanjab Barat Masih Kosong

Peserta lelang jabatan pratama tinggi atau eselon II di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Tanjung Jabung Barat hingga H-1

H-1 Penutupan Pendaftaran, Pendaftar Lelang Jabatan di Pemkab Tanjab Barat Masih Kosong
net
Ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Peserta lelang jabatan pratama tinggi atau eselon II di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Tanjung Jabung Barat hingga H-1 penutupan pendaftaran masih kosong.

Namun Kepala BKPSDM Tanjab Barat, Gatot Suwarso mengatakan ada beberapa pejabat di lingkungan Pemkab Tanjab Barat sudah menanyakan persyaratan lelang yang ditutup tanggal 5 Desember ini.

"Sampai sekarang baru bertanya-tanya persyaratannya, namun secara resmi memasukkan berkas belum ada," ujarnya, Rabu (4/12) di ruang kerjanya.

Gatot mengungkapkan saat ini calon peserta masih mengurus persyaratan. Diantaranya terkait surat keterangan sehat dari rumah sakit daerah.

Namun apabila kurang pendaftar, Gatot mengatakan ada kemungkinan akan diperpanjang pendaftarannya.

"Pelamar kurang kemungkinan akan diperpanjang, namun terlebih dahulu melaporkan ke Sekda," katanya.

Sementara berdasarkan informasi yang dari RSUD KH Daud Arif, Hartati, Kabid Pelayanan menyampaikan per tanggal 2 Desember 2019 lalu, pihak rumah sakit telah mengeluarkan sekitar 30 surat keterangan sehat.

Salah satu kandidat yang ditemui Tribun saat mengikuti test kesehatan mengakui akan ikut lelang jabatan. Namun penyerahan berkasnya, dia menyampaikannya pada hari terakhir.

Sebagaimana diketahui Pemkab Tanjab Barat sedang melakukan lelang enam jabatan pratama tinggi. Jabatan yang dilelang yaitu staf ahli bupati, kadis BPBD, kadis disnaker, kadis perkim, sekwan, kadis P3AP2 KB. Enam jabatan yang dilelang dua karna pensiun, empat jabatan untuk mengisi kekosongan.

Gatot menjelaskan pelaksanaan lelang akan dilakukan pada 21 November hingga 5 Desember 2019. Pada masa itu BKPSDM menerima berkas lamaran bagi para peserta yang ingin mengikuti lelang. Sementara hasil akhir akan disampaikan ke bupati tanggal 3 Januari 2020 mendatang.

Penulis: Darwin
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved