Telepon Misterius sebelum Hakim di Medan Tewas, Kejadian Jumat 29 November

Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Hakim Indonesia (PP IKAHI), Suhadi, mengungkap hal baru tentang meninggalnya Hakim Pengadilan Neger

Telepon Misterius sebelum Hakim di Medan Tewas, Kejadian Jumat 29 November
kolase/tribunnews
Hakim Pengadilan Negeri Medan, Jamaluddin Diduga Korban Pembunuhan 

TRIBUNJAMBI.COM - Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Hakim Indonesia (PP IKAHI), Suhadi, mengungkap hal baru tentang meninggalnya Hakim Pengadilan Negeri Medan, Jamaludin yang diduga dibunuh.

Suhadi menyebutkan, sebelum ditemukan meninggal, hakim Jamaludin menerima telepon misterius dari seseorang.

Update Perolehan Medali SEA Games 2019 Terbaru Pukul 23.00 WIB, Senin 2 Desember 2019

Ramalan 12 Shio di Tahun Tikus Logam 2020 (Bag-1)

Ramalan 12 Shio di Tahun Tikus Logam 2020 (Bag-2)

Pun isi pembicaraan antara hakim Jamaludin dengan sang penelepon.

"Kami menerima informasi, kejadian ini pada Jumat 29 November," kata Suhadi, dalam sesi jumpa pers di gedung Mahkamah Agung (MA), Senin (2/12/2019).

Ia pun mengungkapkan kronologi terkait kematian hakim Jamaludin.

Berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, kata dia, Jamaludin menerima telepon dari seseorang pada saat sedang berada di kediamannya pada Jumat pagi.

Setelah menerima telepon itu, Jamaludin meninggalkan rumah untuk kemudian pergi ke bandara Kualanamu.

"Informasi dari keluarga, beliau (Jamaludin) ditelepon sahabat atau kenalan untuk menjemput di Kualanamu Airport. Beliau berangkat sendiri. Menurut info dari keluarga beliau menyetir sendiri," kata dia.

Namun, sampai saat ini, kata dia, belum diketahui, siapa yang menelepon Jamaludin.

"Siapa yang menelepon ini belum jelas. Diharapkan kalau ada handphone yang bersangkutan bisa diungkap," tuturnya.

Pada hari Jumat itu, Jamaludin diketahui sempat mengisi absen di kantor Pengadilan Negeri Medan. Namun, setelah mengisi absen itu, tidak diketahui lagi keberadaan Jamaludin.

Halaman
123
Editor: duanto
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved