Berita Tebo

WWF Indonesia Bikin Program Muatan Lokal di Taman Nasional Bukit Tigapuluh, Ada Murid SAD

Semua diatur dalam undang-undang, dan jika daerah memiliki kewenangan untuk membuat program muatan lokal berdasarkan karakteristik daerah yang ada.

WWF Indonesia Bikin Program Muatan Lokal di Taman Nasional Bukit Tigapuluh, Ada Murid SAD
Tribun Jambi/Dedy Nurdin
Ilustrasi anak-anak Suku Anak Dalam 

WWF Indonesia Bikin Program Muatan Lokal di Lansekap TN Bukit 30, Ada Murid SAD

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Program muatan lokal (mulok) yang dikemas dalam Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH) oleh WWF Indonesia (Jambi) direspon masyarakat Tebo.

Program Pendidikan dan Kesadaran Lingkungan ini sudah dimulai pada 2015.

Pengembangan kurikulum pendidikan lingkungan dikemas dalam sebuah modul yang dipergunakan dalam kegiatan pendidikan lingkungan dengan target sekolah dasar kelas 3, 4, 5, dan SMP, di area lansekap Taman Nasional Bukit Tigapuluh.

SIAPA Sebenarnya Annas Maamun, Terpidana Korupsi yang Diberi Grasi Oleh Presiden Joko Widodo

Ketemuan di Kuburan dengan Perempuan Cantik, Pria Ini Ketakutan Lari Telanjang, Bu tolong bu!

VIDEO: Viral Cerita Istri Dokter Lari Ketakutan Lihat Penampakan Mirip Pocong Berjajar, Ternyata Ini

Kepala Dinas Pendidikan Tebo, Sindi, mengatakan memang kewenangan pendidikan untuk Kabupaten Tebo mulai dari PAUD, SD dan SMP.

Semua diatur dalam undang-undang, dan jika daerah memiliki kewenangan untuk membuat program muatan lokal berdasarkan karakteristik daerah yang ada.

Menurutnya, Kabupaten Tebo mengambil Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH) ini tentunya tidak berdiri sendiri. Namuan dukungan penuh dan usulan yang diberikan kepada WWF Indonesia (Jambi) tahun 2014.

Lanjutnya, WWF yang saat itu sudah menerapkan PLH dan hanya beberapa SD dan SMP di lima kecamatan di daerah berdekatan TNBT.

"Upaya ini, akhirnya, setelah saya masuk sini (dinas pendidikan) dan melihat peluang yang diatur dan kenyataan di lapangan bahwa lingkungan hidup kita keseluruhan mengalami, katakanlah degradasi. Dan saya berbicara dengan WWF, bagaimana PLH menjadi muatan lokal Tebo," katanya

"setelah realita dan fenomena di bawah, maka kami setuju dengan WWF menjadi muatan lokal,"katanya

Halaman
123
Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: duanto
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved