Berita Jambi

Like and Dislike, Dicopot Dari Jabatanya, Ini Komentar Mantan Kepala BKD & Biro Kesra Provinsi Jambi

Like and Dislike, Dicopot Dari Jabatanya, Ini Komentar Mantan Kepala BKD & Biro Kesra Provinsi Jambi

Like and Dislike, Dicopot Dari Jabatanya, Ini Komentar Mantan Kepala BKD & Biro Kesra Provinsi Jambi
Tribunjambi/Zulkifli
Like and Dislike, Dicopot Dari Jabatanya, Ini Komentar Mantan Kepala BKD & Biro Kesra Provinsi Jambi 

Like and Dislike, Dicopot Dari Jabatanya, Ini Komentar Mantan Kepala BKD & Biro Kesra Provinsi Jambi

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Mantan Kepala Badan Kepegawain Daerah (BKD) Provinsi Jambi Husairi, yang dicopot dari jabatanya dan dimutasi menjadi stap di BPSDMD Provinsi Jambi menyatakan menerima apa yang diputuskan pimpinan (Gubernur).

"Kalau bagi saya pribadi tidak ada masalah, karena kita copot itukan haknya atasan, saya ambil hikmahnya, mungkin dengan cara begini tuhan menyelamatkan saya," sebut Husairi.

Namun dia beranggapan bahwa dicopotnya dirinya dari Jabatan Kepala BKD bukan karena kinerjanya sebagai kepala BKD yang buruk, sebab berdasarkan assesment yang diikutinyan beberapa waktu lalu, nilainya cukup baik.

Gubernur Fachrori Rombak Pejabat, 3 Kepala OPD Turun Jabatan dan Dinonjobkan, Ada yang Dimutasi

Hingga 25 November 2019, BKPSDM Bungo Catat 6122 Pendaftar Seleksi CPNS

ISTANA Angkat Bicara Pasca Humphrey Sebut Calon Menteri Setor Rp 500 Miliar, Baidowi: Ini Ngawur

BREAKING NEWS Gubernur Fachrori Kembali Rotasi Pejabat Eselon II, Pelantikan Digelar Siang Ini

Tetapi, lanjut Husairi, dia menduga alasannya karena isteri Pak Gubernur Rahima tidak senang kepada dirinya karena sempat menolak perintah untuk menandatangani SK pelantikan 45 pejabat Eselon III dan IV di lingkup Pemprov Jambi, yang awalnya hanya enam orang. Pengangkatan pejabat tersebut dinilai melanggar aturan.

Husairi mengaku sempat ditelpon ibu Gubernur untuk dan diminta menandatangani SK tersebut. Namu dia bersikukuh menolaknya.

"Melawan lah aku. Yuk saya bilang, itu banyak menyalahi aturan, mana usulan dari dinasnya. Jangan mau diperalat orang, Jangan gitu, melawan lah aku," beber Husairi.

Lanjut Husairi, dirinya merasa beruntung telah membatalkan pelantikan yang rencana digelar pada 16 September 2019 tersebut. Sebab pada hari itu juga, dirinya mendapat pesan elektronik dari KPK untuk membatalkan pelantikan tersebut.

Seleksi Terbuka Pengisian JPT Pratama Munculkan 12 Nama Ini untuk Isi Jabatan Pemkot Jambi

BENARKAH Pak Harto Menghias Makam Ibu Tien dengan Emas? Penjaga Makam Keluarga Cerita Peristiwa Aneh

Camat dan Lurah se Kota Jambi Dikumpulkan, Juga Ada Seluruh Kepala OPD, Ada Evaluasi Kinerja

Luncurkan Paket Ilmupedia, Telkomsel Gandeng Aplikasi Belajar Online

"Habis magrib itu saya terima WA dari Pak Haris Korsupgah KPK, padahal saya tidak pernah berhubungan dengan dia, isinya Pak Haris memperingatkan dirinya dan Gubernur untuk pemilihan dan peromosi jabatan harus sesuai ketentuan yang berlaku," sebutnya.

"Jangan ada pejabat eselon yang dilantik tidak sesuai ketentuan, komitmen Pak Gubernur dan jajaran, tolong dibatalkan kalau gak mau ada permasalahan dikemudian hari, dugaan kuat ada KKN". Aku sudah batalkan dulu, baru diingatkan," tambah Husairi.

Halaman
12
Penulis: Zulkifli
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved