CURHATAN Gadis Indonesia, Ditahan 14 Jam oleh Polisi Singapura Gara-gara Obat Ketiak

Pengalaman pahit diceritakan Sharonia Paruntu. Gadis asal Indonesia itu mengaku sempat mendekam selama 14 jam di penjara Singapura setelah disangka

CURHATAN Gadis Indonesia, Ditahan 14 Jam oleh Polisi Singapura Gara-gara Obat Ketiak
kompas.com
Sharonia Paruntu (kiri) meluapkan kemarahannya melalui Instagram setelah disangka membawa dan menggunakan bubuk narkoba yang rupanya adalah bedak ketiak atau bedak tawas (kanan) kepunyaannya (Facebook Stanley Paruntu) 

Namun tanpa alasan, ia harus ditahan oleh pihak imigrasi.

"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, temen-temen semua mohon doanya ya, Ustaz kamu masih ditahan dui imigrasi Hongkong yang rencananya hari ini akan diadakan tausiyah disana,"

"Namun tidak jelas apa yang membuat suami saya ditahan disana, mereka bilang hanya pemerintah sanalah yang mempunyai alasan memasukkan dan mengeluarkan orang yang mereka inginkan dan tidak bisa diberitahu," tulis Indri.

Ustaz Riza sendiri nampaknya hanya berangkat bersama seorang asisten.

Namun, saat sang asisten bebas Ustaz Riza masih tertahan tanpa kepastian.

Sebagai istri, Indri pun berusaha menguatkan sang suami.

"Beliau berangkat berdua dan hanya asisten yang lolos, suami saya ditahan,"

"Masih belum jelas jam kepulangannya hari ini, sedih sekali rasanya, perjuangan dakwah seorang guru,"

"Sabar sayang ini ujian dakwah, lindungi guru kami ya Allah," tulis @_indrigiana_ seperti Grid.ID kutip pada Sabtu (23/11/2019).

A
Instagram @_indrigiana_

Senada dengan sang istri, ustaz Riza Muhammad juga mengabarkan keadaanya di Hongkong melalui unggahan dalam akun Instagram pribadinya.

Sang ustaz menerangkan bahwa ia terancam gagal berdakwah di Hongkong karena masih di tahan oleh pihak imigrasi.

"Assalamualaikum, mohon donya saya tertahan di imigrasi hongkong terancam di pulangkan dan tidak bisa ceramah di hongkong tanpa alasan yg jelas,"

"Mereka menerapkan " imigration reasion" yakni hanya negara yg punya alasan untuk menerima dan menolak seseorang masuk hongkong," tulis @ustdzrizamuhammad seperti Grid.ID kutip pada Sabtu (23/11/2019).

Editor: rida
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved