BUKAN Hoax Begini Kejadian Sebenarnya Pengeroyokan Suporter Malaysia, Diduga Sweeping Terorganisasi

Fuad Naji, suporter Indonesia yang menjadi korban pengeroyokan supoter Malaysia menuturkan kesaksiannya. Kesaksian tersebut diungkapkan Fuad

BUKAN Hoax Begini Kejadian Sebenarnya Pengeroyokan Suporter Malaysia, Diduga Sweeping Terorganisasi
cafture dari twitter/tribun jateng
Viral suporter Indonesia dipukuli suporter Malaysia. 

Tidak cukup melukai, para pelaku juga merampas harta benda milik Fuad dan Yovan.

"Mereka berjumlah antara 15-20 orang. Setelah mereka puas mengeroyok saya dengan kata-kata diskriminatif terhadap Indonesia, saya lepaskan tas saya yang berisi paspor, dompet dan ponsel, " kata Fuad.

"Setelah itu saya bersama Yovan menyelamatkan diri ke hotel kawan saya yang terdekat dari situ," Fuad menambahkan.

Fuad sangat menyayangkan warga sekitar yang seakan tidak peduli dengan aksi pengeroyokan tersebut.

"Di situ wilayah ramai, yang melihat banyak, tetapi warga di sana apatis. Mereka hanya menjadikan saya tontonan," ujar Fuad.

DUA PR Utama Ahok Usai Resmi Jadi Komisaris Utama Pertamina, Tugas Lama yang Belum Selesai-selesai

Hari Guru tahun 2019, Begini Kondisi Guru Daerah Terisolir di Merangin, Lewati Jalan Berlumpur

Pria Jahat di Hidup Luna Maya saat Curhat ke Jessica Iskandar, Daftar 5 Pacar Ganteng yang Putus

Daftar Harga Sembako di Jambi Hari Ini 25 November 2019, Harga Cabai Kembali Naik

"Mereka tidak berusaha menghubungi polisi atau melerai para pelaku pengeroyokan tersebut dan saya yakin di situ CCTV banyak," Fuad melengkapi.

Fuad Naji menilai, aksi pengeroyokan itu terjadi secara terencana.

"Sweeping itu terorganisasi dan terencana,' ucapnya.

"Ada yang bermotor untuk memantau kondisi sekitar, ada yang bertugas merekam aksi, ada yang menjadi eksekutor dan ada yang memberi komando," kata Fuad.

Terkait kejadian pengeroyokan tersebut, pihak Kemenpora yang diwakili oleh Gatot S Dewa Broto akan mengumpulkan data yang mendukung untuk proses penyelidikan.

Halaman
1234
Editor: rida
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved