Sosok

Berawal Dari Warung ke Warung, Kini Usaha Pisang Salai Poniati, Dinikmati Konsumen hingga Pulau Jawa

Berawal Dari Warung ke Warung, Kini Usaha Pisang Salai Poniati, Dinikmati Konsumen hingga Pulau Jawa

Berawal Dari Warung ke Warung, Kini Usaha Pisang Salai Poniati, Dinikmati Konsumen hingga Pulau Jawa
Tribunjambi/Mareza
Berawal Dari Warung ke Warung, Kini Usaha Pisang Salai Poniati, Dinikmati Konsumen hingga Pulau Jawa 

Berawal Dari Warung ke Warung, Kini Usaha Pisang Salai Poniati, Dinikmati Konsumen hingga Pulau Jawa

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Dusun Purwobakti, yang berada di pinggir Jalan lintas Muara Bungo-Tanah Tumbuh, Kabupaten Bungo, dikenal dengan sentra pisang salai.

Tribunjambi.com mendatangi satu di antara usaha kecil menengah (UKM) yang memproduksi pisang salai di sana, Senin (25/11/2019).

Poniati, satu di antara pemilik usaha pisang salai di Purwobakti mengatakan dalam sehari, UKM sale pisang (begitu masyarakat sekitar biasa menyebutnya) Sumber Rezeki yang dia kelola, bisa memproduksi sekitar 500-700 bungkus sale pisang.

Untuk menyelesaikan itu, dia dibantu kerabat dan beberapa karyawan. Dia mulai menggeluti usaha pisang sale itu sekitar 12 tahun lalu, tahun 2007.

UKM Pisang Salai milik dikemas untuk dijual
UKM Pisang Salai milik dikemas untuk dijual (Tribunjambi/Mareza)

Pertama kali membuat pisang sale kata Poniati, lantaran membantu temannya yang kewalahan memenuhi pesanan.

"Ada teman saya, dapat pesanan banyak bikin pisang sale. Karena butuh cepat, minta bantuan. Kami bantu," katanya, mulai menceritakan.

Dari sanalah, dia menambah produk usahanya. Ternyata, usaha pisang salainya bukanlah sesuatu yang instan.

Dia memulai usaha sekitar tahun 1991 saat itu belum ada pisang sale. Dia hanya membuat keripik pisang, keripik tempe, dan keripik singkong. Diantarnya ke warung-warung.

Cara Memutihkan Gigi dengan Bahan Alami, Kulit Pisang hingga Jahe

JANGAN Sepelekan Batang Pisang, Sering Dibuang Ternyata Ampuh Atasi Diabetes & Cegah Batu Ginjal

Ustaz Abdul Somad Cium Tangan KH Hasan Abdullah Sahal & Ambilkan Minum Saat Datangi Gontor, Kenapa?

Kuliner Unik di Jambi, Keripik Pisang Pak DJ Ada Rasa Kopi

"Dulu harganya masih Rp 100 sebungkus, diantar ke warung-warung," kenangnya.

Halaman
123
Penulis: Mareza
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved