Pihak WTC Akhirnya Angkat Bicara Terkait Polemik Digadaikannya Bangunan WTC

Pihak WTC akhirnya angkat bicara terkait polemik digadaikannya bangunan WTC yang berdiri di atas lahan milik Pemprov Jambi kepada Qatar National Bank

Pihak WTC Akhirnya Angkat Bicara Terkait Polemik Digadaikannya Bangunan WTC
istimewa
Dalam konferensi pers yang digelar di Hotel Aston (15/11/2019) Kota Jambi, Jumat Sore, Pihak WTC atau yang tergabung dalam PT. Simoa Putra Prayuda (SPP) diwakili oleh Jabar selaku Juru bicara. 

Kemudian untuk temuan BPK lainnya terkait penerimaan atas setoran kontribusi  PT SPP tahun 2012 hingga 2017 sebesar Rp 2.598.398,15 tersebut disampaikan Fauzi merupakan karena PT SPP memperhitungkan nilai penyusunan aset  tetap sebagai komponen saldo beban usaha. Namun karena tidak tercantum dalam perjanjian kerjasama, maka BPK tetap tidak memperhitungkan penyusutan aset tetap untuk periode 2012 hingga 2017, sehingga terjadi kekurangan penerimaan atas setoran kontribusi.

"Kita juga menyarankan agar diundang ahli akuntansi untuk menjelaskan prinsip penyusutan laba rugi, selain itu mengingat perjanjian yang berlaku sebagai Undang-Undang yang membuatnya (pacta sun servanda) maka menurut hemat saya untuk saat ini sebelum dilakukan adendum perjanjian, kita harus mengormati rekomendasi BPK RI  agar Kepala Bakeuda melakukan penagihan kepada PT SPP atas kekurangan kontribusi," katanya.

Kemudian dikatakan juga oleh Fauzi demi asas keseimbangan  Pemprov Jambi harus juga membayar kewajiban utang dan membuat tata cara pembayaran biaya pembangunan gedung bea cukai (yang dikerjakan PT.SPP). "Karena dalam hal ini berdasarkan temuan BPK dalam akta perjanjian nimor 101 tahun 2007, pemprov Jambi memiliki kewajiban mengganti biaya pembangunan gedung bea cukai. Yang sudah disepakati oleh Pemprov Jambi sebesar Rp4.413.062.364,11," ujarnya.

Sementara ditambahkan Jabar selaku juru bicara PT.SPP untuk agunan pinjaman yang didapat dari pihak QNB sebelumnya sudah dilakukan penilaian dan survey sehingga bisa mendapatkan pinjaman. "Atau bisa dikatakan ada investasi bisnis disini namun tak menyalahi aturan, dan kita tunduk kepada perundang-undangan," katanya.

VIRAL Detik-detik Penggerebekan Mobil Bergoyang

FOLLOW INSTAGRAM TRIBUN JAMBI:

.

Editor: nani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved