Peneliti Ini Sebut Ahok Jadi Bos BUMN, Politis: "Tak Pernah Lihat Ahok Punya Warna Profesional"

Adi Prayitno mengatakan penunjukkan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menjadi petinggi BUMN merupakan proses politik.

Peneliti Ini Sebut Ahok Jadi Bos BUMN, Politis:
KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO
Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok hadir saat pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI di Gedung DPR/MPR, Jakarta, Minggu (20/10/2019). Ahok digadang-gadang memimpin salah satu BUMN strategis di tanah air. 

Peneliti Ini Sebut Ahok Jadi Bos BUMN, Politis: "Tak Pernah Lihat Ahok Punya Warna Profesional"

TRIBUNJAMBI.COM-Peneliti politik Universitas Islam Negeri Hidayatullah Jakarta, Adi Prayitno mengatakan penunjukkan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menjadi petinggi BUMN merupakan proses politik.

Hal tersebut diungkapkan Adi Prayitno dalam acara Aiman yang videonya diunggah di kanal YouTube Kompas TV, Rabu (20/11/2019).

Menurut Adi Prayitno penunjukkan yang diwarnai dengan nuansa politik ini dikarenakan Ahok merupakan mantan gubernur DKI Jakarta yang diusung oleh partai politik.

Adi Prayitno dalam Aiman
Pengamat politik, Adi Prayitno mengatakan penunjukkan Ahok sebagai petinggi BUMN merupakan proses politik.

Adi Prayitno juga menjelaskan Ahok masih menjadi kader dari sebuah partai politik, yaitu PDI Perjuangan.

Bahkan ia mengatakan Ahok tidak pernah terlihat profesionalnya. 

"Lebih kentara proses politiknya dibanding proses profesionalnya. Satu, Ahok adalah mantan gubernur yang diusung oleh partai politik," terang Adi Prayitno.

VIDEO : 5 Negara Ini Dihuni Lebih Banyak Wanita Dibandingkan Pria, Perang Dunia II Jadi Sebabnya

"Yang ke dua saat ini Ahok belum mengundurkan diri dari partai politik tertentu, PDIP misalnya."

"Itu artinya lebih kentara warna partai politiknya ketimbang profesional. Bahkan kita tidak pernah melihat Ahok itu punya warna profesional."

Adi Prayitno mengatakan Indonesia merupakan negara yang sudah dikuasai oleh sebuah partai politik.

Halaman
123
Editor: nani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved