Masalah Tapal Batas Kabupaten Bungo dan Dharmasraya Sumatera Barat Mulai Temui Titik Terang

Tapal batas antara Kabupaten Bungo Provinsi Jambi dengan Kabupaten Dharmasraya Provinsi Sumatera Barat masih menyisakan persoalan.

Masalah Tapal Batas Kabupaten Bungo dan Dharmasraya Sumatera Barat Mulai Temui Titik Terang
Tribunjambi/Zulkifli
Pertemuan anatar Pemerintah Provinsi Jambi dengan Sumatera Barat soal tapal batas Kabupaten Bungo dengan Dharmasraya. 

Masalah Tapal Batas Kabupaten Bungo dan Dharmasraya Sumatera Barat Mulai Temui Titik Terang

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Tapal batas antara Kabupaten Bungo Provinsi Jambi dengan Kabupaten Dharmasraya Provinsi Sumatera Barat masih menyisakan persoalan. Meskipun sudah ditetapkan dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 70 Tahun 2018 tentang Batas Daerah Kabupaten Dharmasraya Provinsi Sumbar dengan Kabupaten Bungo Provinsi Jambi, namun di lapangan ada beberapa yang masih tidak sesuai.

"Permendagri sudah keluar pada tahun 2018 lalu. Ada beberapa segmen yang masih tidak sesuai di lapangan. Karena ada beberapa desa di Bungo masuk ke Dharmasraya dan begitu juga sebaliknya," ungkap Kepala Biro Pemerintahan Sekretariat Pemprov Jambi Rahmad Hidayat Jum'at (15/11/19).

Terkait hal ini, jelas Rahmat, pihak-pihak terkait seperti Tim Penegasan Batas Daerah (TPBD) Kabupaten Bungo, TPBD Provinsi Jambi, TPBD Kabupaten Dharmasraya dan TPBD Provinsi Sumbar sudah melakukan pengecekan titik koordinat di lokasi.

Datang Jam 10.00 Pagi ke DPD Gerindra, Ini yang Diminta Cek Endra

Al Haris Dapat Hadiah dari SAH, Terungkap Sejarah 2013 di Merangin Bersama Gerindra

Kader Demokrat Dilantik Jadi Wakil Ketua DPRD Kota Jambi, M Nasir Malah Tak Hadir, Sengaja?

Selanjutnya, keputusan perubahan beberapa titik koordinat tersebut dituangkan dalam berita keputusan rapat yang dilakukan di ruang pola Kantor Gubernur Jambi Jum'at (15/11/19) tadi siang.

"Dalam pertemuan tadi sudah disepakati dan disetujui berdasarkan hasil cek di lapangan. Hasilnya dituangkan dalam berita acara untuk selanjutnya akan kita kirimkan ke Kemendagri untuk diproses," terangnya.

Adapun hal-hal yang disepakati dalam rapat tersebut antara lain.

1. Antara Dusun Tanjung Kecamatan Jujuhan Kabupaten Bungo Provinsi Jambi dengan Nagari Koto Gadang Kecamatan Koto Besar, Kabupaten Dharmasraya, Provinsi Sumatera Barat.

2. Antara Dusun Pulaujelmu dan Dusun Baru Balaipanjang serta Dusun Tanjung, Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Bungo Provinsi Jambi dengan Nagari Tanjung Alam Kecamatan Asam Jujuhan, Kabupaten Dharmasraya, Provinsi Sumatera Barat.

3. Antara Dusun Tebo Jaya Lembur baru dan Dusun Rantau Tipu, Kecamatan Limbur Lubuk Mengkuang, Kabupaten Bungo Provinsi Jambi dengan Nagari Alahan tigo dan Nagari Lubuk Besar, Kecamatan Asam Jujuhan.

"Hasil ini akan kita kirimkan ke Kemendagri untuk mengajukan usulan perubahan atau revisi terhadap Permendagri No.70 Tahun 2018 tersebut," pungkasnya.

Penulis: Zulkifli
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved