Berita Sarolangun

Razia, Sedang Asyik Pandu Lagu, 5 Wanita Terciduk

Satuan Polisi Pamung Praja (SatpolPP) Kabupaten Sarolangun kembali menciduk penyakit masyarakat.

Razia, Sedang Asyik Pandu Lagu, 5 Wanita Terciduk
tribunjambi/wahyu herliyanto
Satuan Polisi Pamung Praja (SatpolPP) Kabupaten Sarolangun kembali menggelar operasi penyakit masyarakat. Gelar razia, Satpol PP temukan ada beberapa orang wanita yaitu pemandu karaoke yang sedang asyik menjamu tamunya. Kamis (14/11/2019). 

Razia, Sedang Asyik Pandu Lagu, 5 Wanita Terciduk

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN-Satuan Polisi Pamung Praja (SatpolPP) Kabupaten Sarolangun kembali menggelar operasi penyakit masyarakat.

Gelar razia, Satpol PP temukan ada beberapa orang wanita yaitu pemandu karaoke yang sedang asyik menjamu tamunya.

Kasat PolPP, Riduan mengatakan bahwa razia dilakukan dan menindaklanjuti laporan masyarakat tentang maraknya penyakit masyarakat. Yaitu dengan adanya kegiatan hiburan malam yang dilaksanakan hingga subuh tiba.

"Giat ini dilaksanakan pada hari Kamis, pukul 01.30 WIB dini hari terhadap beberapa lokasi hiburan malam yang ada di Sarolangun," sebutnya, Kamis (14/11).

Satuan Polisi Pamung Praja (SatpolPP) Kabupaten Sarolangun kembali menggelar operasi penyakit masyarakat.

Gelar razia, Satpol PP temukan ada beberapa orang wanita yaitu pemandu karaoke yang sedang asyik menjamu tamunya. Kamis (14/11/2019).
Satuan Polisi Pamung Praja (SatpolPP) Kabupaten Sarolangun kembali menggelar operasi penyakit masyarakat. Gelar razia, Satpol PP temukan ada beberapa orang wanita yaitu pemandu karaoke yang sedang asyik menjamu tamunya. Kamis (14/11/2019). (tribunjambi/wahyu herliyanto)

Pada giat tersebut, selain mengecek tempat karaoke juga dilaksanakan pengecekan di kamar-kamar hotel. Yang mana didapati satu tempat hiburan yg masih buka melebihi jam tayang yang sudah diatur dan didapati wanita pemandu lagu sebanyak 5 orang.

"Kelima wanita pemandu lagu tersebut kita bawa ke kantor dan di BAP serta dibuat Surat Pernyataan," beber Riduan.

Selain pemandu, beberapa pengunjung juga ikut terciduk, setelah dilakukan pendataan dan introgasi, semua dinyatakan lengkap identitas dan tidak ada membawa minuman keras (miras).

Kasat menambahkan bahwa saat ini pihaknya masih melaksanakan pembinaan terhadap pemandu lagu tersebut dan untuk tempat hiburan yang melanggar aturan diberikan teguran sesuai dengan instruksi Bapak Bupati Sarolangun.

"Kegiatan ini juga dilaksanakan dalam rangka mendukung program keagamaan yg di cetuskan Bapak Bupati Sarolangun yaitu Subuh keliling dan program-program keagamaan lainnya," tambahnya.

Dengan giat ini diharapan kedepan tidak ada lagi kegiatan-kegiatan penyakit masyarakat (Pekat) yang meresahkan masyarakat dalam wilayah Kabupaten Sarolangun.

Ia mengimbau kepada seluruh pemilik jasa hotel dan karaoke aga mematuhi perturan yang ada. (Cwa)

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved