Baru 2 Hari Perbaikan, Dinas Perkim Batanghari Tiba-tiba Setop Pengerjaan Jalan Beton Sungai Abang

Tak sampai seminggu, pengerjaan perbaikan jalan cor beton tersebut dihentikan oleh Dinas Perkim Kabupaten Batanghari lantaran tak sesuai spesifikasi.

Baru 2 Hari Perbaikan, Dinas Perkim Batanghari Tiba-tiba Setop Pengerjaan Jalan Beton Sungai Abang
Tribunjambi/Rian Aidilfi
Proyek jalan cor beton yang baru di bangun di Lorong Sungai Abang, mulai rusak 

Baru 2 Hari Perbaikan, Dinas Perkim Batanghari Tiba-tiba Setop Pengerjaan Jalan Cor Beton Sungai Abang

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Kerusakan jalan lingkungan di Lorong Sungai Abang, Kelurahan Rengas Condong, Kecamatan Muara Bulian, belum lama ini sempat diperbaiki oleh pemegang proyek tersebut.

Hanya saja tak sampai seminggu, pengerjaan perbaikan jalan cor beton tersebut dihentikan oleh Dinas Perkim Kabupaten Batanghari lantaran tak sesuai spesifikasi.

"Sesuai dengan pertemuan kami dengan pihak rekanan, berjalan 2 hari pengerjaan perbaikan, ternyata spesifikasi yang kita arahkan kepada mereka tidak sesuai," ujar Harsufni selaku PPTK Jalan Lingkungan Wilayah III, Dinas Perkim Kabupaten Batanghari, Kamis (14/11).

Alhasil, lanjut Harsufni, pengerjaan perbaikan jalan tersebut disetop untuk sementara. Padahal, katanya, biaya untuk perbaikan itu memakan biaya besar. Karena spesifikasi perbaikannya menggunakan sika.

Targetkan Juara Umum di MTQ ke-49, Pemkab Sarolangun Siapkan Uang Ratusan Juta untuk Bonus

Hanya 63 Persen, IPM Kabupaten Tanjab Timur Terbawah di Provinsi Jambi

Akhir Tahun Sisa Dua Bulan, Serapan Rp 1,5 Triliun APBD Muarojambi Masih Minim

"Seharusnya dalam pelaksanaanya sika tadi harusnya dicampur dengan abu batu. Namun oleh rekanan tidak demikian, mereka hanya menggunakan sika," katanya.

Pengerjaan sika itupun, kata Harsufni dikerjakan tidak sesuai ketebalannya. "Pengerjaannya tipis seperti acian dinding. Itu tidak menjamin hasil dari perbaikan itu. Dan sekarang dihentikan sementara hingga pihak rekanan mengerjakan ulang," ujarnya lagi.

Sebelumnya, Dinas Perkim meminta rekanan untuk menambah ketebalan jalan cor tersebut 5 cm. Hanya saja, saat ini ketebalan yang diminta menjadi 2 cm dengan sika dan abu batu.

"Kita sepakat untuk menggunakan sika. Karena jika ketebalannya 5 cm itu tentu tidak menjamin mutu jalan itu bertahan lama," sebut Harsufni.

Dia berharap perbaikan jalan tersebut diselesaikan tahun ini, jika tidak akan menjadi temuan BPK.

"Seandainya menjadi temuan BPK, sesuai surat perjanjian kontrak bahwa pihak rekananlah yang bertanggung jawab atas itu semua dengan mengembalikan temuan oleh BPK," pungkasnya.

Untuk diketahui, kontraktor yang mengerjakan proyek itu atas nama Valdi dari CV Idaman. Kondisi jalan cor sepanjang 287 meter di Lorong Sungai Bujang itu belum lama dibangun sudah mengalami kerusakan.

Padahal jalan tersebut menggunakan anggaran APBD 2019 sebesar Rp 344.105.805,61 juta dengan sembilan item pekerjaan. Mulai dikerjakan pada Juni dan diserah terimakan pada Dinas Perkim pada September. (*)

Penulis: Rian Aidilfi Afriandi
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved