15 Hari Lagi Bobby Keluar dari Tahanan Polsek Jambi Timur, Pindah ke Kejaksaan Negeri Jambi

Tersangka yang terlibat dalam kasus penipuan yang mengaku sebagai seorang sales tersebut masih mendekam di sel tahanan Polsek Jambi Timur.

15 Hari Lagi Bobby Keluar dari Tahanan Polsek Jambi Timur, Pindah ke Kejaksaan Negeri Jambi

TRIBUNJAMBI, JAMBI – Masa tahanan Bobby Sapta Suci Putra alias Bobby (33) warga Perumahan Tanjung Permata, RT 35, Kelurahan Eka Jaya, Kecamatan Pall Merah tinggal 15 hari di Polsek Jambi Timur sebelum tersangka dilimpahkanke jaksa.

Hal ini dikatakan langsung oleh Kapolsek Jambi Timur, AKP Steven Kurniawan melalui Kanit Reskrim Ipda Hasmi. “Masa tahanan tersangka sisa 15 hari lagi untuk tahap dua,” kata Hasmi, Rabu (13/11).

Tersangka yang terlibat dalam kasus penipuan yang mengaku sebagai seorang sales tersebut masih mendekam di sel tahanan Polsek Jambi Timur. Berkas tersangka juga masih menunggu petunjuk jaksa untuk pelimpahan.

“Biasanya sebelum lima belas hari tersangka sudah bisa dilimpahkan. Karena sudah cukup bukti,” tambahnya.

Atas perbuatan tersebut, Bobby terpaksa merasakan kesehariannya di sel tahanan Polsek Jambi Timur karena telah melanggar pasal 378 dan 372 KUHP tentang penipuan dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara.

Mahili Ingin Gandeng Wakil dari Gerindra, Ceritakan Kenangan Pilpres 10 Tahun Lalu

Seleksi Panwascam Gunakan Sistem Komputerisasi, Bawaslu Seleksi Calon Berkualitas

MTQ ke 49 di Bungo, Wakil Walikota Sungai Pehuh Minta Kafilah MTQ Bisa Perbaiki Peringkat

Mapolres Muarojambi Dijaga Ketat Pasca Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Semua Tamu Diperiksa

Diberitakan sebelumnya, sekolah yayasan Unggul Sakti adalah korban dari Bobby. Saat itu, Bobby menawarkan untuk pembuatan map lapor siswa dengan harga Rp13 juta, kepada Alvin salah satu guru di sekolah tersebut. Kemudian setelah berbincang, Bobby pergi dengan meninggalkan kartu nama dan nomor handphone.

Alvin menelpon Bobby untuk pembuatan map lapor siswa yang telah disepakatai sebelumnya. Tak lama, Bobby mengabarkan kepada Alvin bahwa sampul lapor tersebut telah selesai dan bisa diambil setelah semua barang lunas dengan kekurangan Rp 7 juta lebih.

Setelah pihak sekolah membayar lunas dengan cas total keseluruhan Rp13 juta dan dijanjikan akan segera menghantar sampul lapor tersebut.

Rupanya setelah semua pembayaran dilunasi, sampul lapor tersebut tak kunjung datang hingga akhirnya, Alvin kembali menelpon Bobby untuk meminta sampul lapor tersebut. Setelah itu, hingga saat ini sampul tersebut tak kunjung datang dan Alvin langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Jambi Timur.

Penulis: Muuhammad Ferry Fadly
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved