Breaking News:

Berita Tanjab Timur

Melahirkan Anak Kembar 3, Seorang Ibu di Tanjab Timur Melahirkan Prematur, 2 Diantaranya Meninggal

Melahirkan Anak Kembar 3, Seorang Ibu di Tanjab Timur Melahirkan Prematur, 2 Diantaranya Meninggal

Penulis: Abdullah Usman | Editor: Deni Satria Budi
tribunjambi/Abdullah Usman
Melahirkan Anak Kembar 3, Seorang Ibu di Tanjab Timur Melahirkan Prematur, 2 Diantaranya Meninggal 

Melahirkan Anak Kembar 3, Seorang Ibu di Tanjab Timur Melahirkan Prematur, 2 Diantaranya Meninggal

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Mengalami prematur di usia kandungan yang menginjak 7 bulan, dua dari tiga bayi kembar berjenis kelamin perempuan yang dilahirkan seorang ibu di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) Sabtu (9/11/2019) lalu, akhirnya meninggal dunia.

Tiga bayi kembar buah hati dari pasangan Susilawati (19) dan M Sihendik, warga Desa Koto Kandis, Kecamatan Dendang, Kabupaten Tanjung Jabung Timur itu, kini hanya tinggal bayi pertama dan sedang mendapatkan perawatan di zal anak, karena prematur.

Wanita di Riau Lahirkan Bayi Kembar 3 Setelah 15 Tahun Menanti, Terwujud Lewat Bayi Tabung

Penuturan Dokter Kandungan Irish Bella, Saat-saat Terakhir Kehamilan Dalam Kondisi Sehat

POLISI Amankan Lima Pocong yang Resahkan Warga, Sempat Terjadi Insiden Kejar-kejaran Ternyata

Pantauan Tribunjambi.com di RSU Nurdin Hamzah Tanjab Timur, berdasarkan keterangan perawat yang bertugas menjaga bayi menuturkan, bayi tersebut dilahirkan Sabtu (10/11/2019) lalu melalui dukun kampung.

Dengan berat bayi yang selamat 1300 gram dan dua bayi yang tidak dapat diselamatkan meninggal dunia memiliki bobot tubuh hanya 1200 gram.

"Proses persalinan awalnya dibantu pihak dukun di kediaman orangtua si bayi. Pada awalnya bayi pertama keluar dengan baik. Namun adiknya bayi kedua dan ketiga tidak lancar karena posisi kaki keluar lebih dahulu baru dibantu bidan," beber perawat saat dikonfirmasi Tribunjambi.com Selasa (12/11/2019).

"Kalau dari keterangan keluarga, kondisi kandungan baru berjalan tujuh bulan, dan kembar tiga ini di luar prediksi hasil USG. Sebab, saat USG hanya terlihat dua bayi," jelas perawat itu lagi.

Sementara itu Kabag TU RSUD Nurdin Hamzah, Husni Thamrin menjelaskan, kondisi bayi yang dilahirkan dalam keadaan prematur atau belum cukup umur itu saat tiba di rumah sakit dalam keadaan lemah.

"Waktu datang di rumah sakit, kondisi bayi sudah lemah dan dua dari tiga bayi perempuan tersebut meninggal," terangnya.

Menurutnya, untuk kejadian seperti ini kali kedua terjadi di RSUD Nurdin Hamzah. Pada tahun 2005 lalu, ada bayi kembar tiga yang dilahirkan di RSUD tersebut dengan selamat dan ini kali kedua namun bernasib beda.

Melahirkan Anak Kembar 3, Seorang Ibu di Tanjab Timur Melahirkan Prematur, 2 Diantaranya Meninggal (Abdullah Usman/Tribunjambi.com)

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved