DEMI Jabatan, Akhmad Shofian Pakai Uang Kuliah Anak Rp 250 Juta Untuk Suap Pak Bupati

Plt Sekretaris Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan, dan Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Kudus, Akhmad Shofian mengaku menggunakan uang yang disiapka

DEMI Jabatan, Akhmad Shofian Pakai Uang Kuliah Anak Rp 250 Juta Untuk Suap Pak Bupati
Instagram @ir.tamzil
Bupati Kudus, M Tamzil 

TRIBUNJAMBI.COM- Plt Sekretaris Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan, dan Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Kudus, Akhmad Shofian mengaku menggunakan uang yang disiapkan untuk membayar uang masuk kuliah anaknya sebagai bagian suap jabatan ke mantan Bupati Kudus Muhammad Tamzil.

Hal tersebut diungkapkan Akhmad saat diperiksa sebagai terdakwa suap dalam sidang di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (11/11/2019).

Dalam sidang itu, Akhmad menjelaskan sumber uang suap dengan total Rp 750 juta yang diberikan dalam tiga tahap.

Pemberian pertama sebesar Rp 250 juta, terdakwa mengaku sempat mengajukan pinjaman ke bank serta menjual mobil pribadinya.

POLISI Amankan Lima Pocong yang Resahkan Warga, Sempat Terjadi Insiden Kejar-kejaran Ternyata

Ibunda Presenter dan Artis Nirina Zubir Ditemukan Meninggal Dunia Dalam Kondisi Tidur, Ketahuan Saat

Jasad yang Diduga Bos Wuling Ditemukan Nelayan, Bagaimana dengan Nasib Sayembara Rp 1,5 Miliar?

Uang untuk mendaftar kuliah anaknya, kata dia, diberikan pada penyerahan kedua juga sebesar Rp 250 juta.

"Itu uang untuk masuk kuliah. Tahun ini anak kuliah," katanya dalam sidang yang dipimpin Hakim Ketua Sulistyono.

Saat pemberian suap ketiga, terdakwa mengaku meminjam dari rekan kerjanya.

Dalam kesempatan itu, terdakwa juga menyampaikan keinginannya untuk menjadi "justice collaborator".

Ia mengaku sudah mengatakan seluruhnya secara apa adanya di depan persidangan.

Atas permohonan itu, Hakim Sulistyono mempersilakan untuk mengajukannya secara tertulis.

Halaman
12
Editor: rida
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved