3 Sekolah Tersangkut Masalah Dana BOS, Dewan Akan Panggil Pihak Dinas Pendikan Kota Jambi

Ada tiga sekolah dasar di Kota Jambi yang pengelolaan dana BOS-nya bermasalah. Kini sedang ditangani Ispektorat Kota Jambi.

3 Sekolah Tersangkut Masalah Dana BOS, Dewan Akan Panggil Pihak Dinas Pendikan Kota Jambi
Tribunnews
ilustrasi 

3 Sekolah Tersangkut Masalah Dana BOS, Dewan Akan Panggil Pihak Dinas Pendikan Kota Jambi

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI-Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di beberapa sekolah masih menjadi temuan. Ada tiga sekolah dasar di Kota Jambi yang pengelolaan dana BOS-nya bermasalah. Kini sedang ditangani Ispektorat Kota Jambi.

Mananggapi hal tersebut Komisi IV DPRD Kota Jambi angkat bicara, Jasrul Ketua Komisi IV mengatakan, saat ini pengelolaan dana BOS sudah menjadi temuan, dan ini harus dilakukan pembinaan oleh Inspektorat.

“Kedepan jangan ada temuan lagi. Karena sekarang sudah menjadi temuan di Inspektorat, di Inspektoratkan sifatnya pembinaan,” katanya, Senin (11/11).

Jasrul menyebutkan, dana BOS ini sudah ada sejak lama, sudah bertahun-tahun. Harusnya tidak lagi ada temuan.

“Tentu sudah ada pembekalan untuk pengelolaan dana BOS, ada buku petunjuk, harusnya tidak ada kesalahan lagi,” imbuhnya.

Bakri Tawarkan Kursi Wagub Untuk Gerindra, SAH, Muradi, atau Ramli Taha?

Nilai Investasi di Muarojambi Merosot Ratusan Miliar Akibat Ditinggal Investor Asing

Muhammadiyah, Zainal Abidin dan Effendi Hatta Akan Jadi Saksi Perkara Asiang

Untuk itu sebut Jasrul, ini adalah tugas bersama khususnya Dinas Pendidikan Kota Jambi untuk segera membina supaya yang akan datang tidak bermasalah.

“Sekarang ada beberapa sekolah yang menjadi temuan. Kedepan jangan lagi ada,” ujarnya.

Terkait kendala yang disampaikan Dinas Pendidikan mengenai SDM bendahara pengelolaan dana BOS di sekolah, Jasrul meyebutkan hal itu tidak sepenuhnya kesalahan bendahara, karena pengolaan dana BOS harus persetujuan Kepsek.

“Bendahara kan atas petunjuk kepsek, apakah kepseknya juga tidak memiliki kualitas. Bendahara tidak mungkin mengeluarkan uang tanpa persetujuan kepsek, harusnya kepsek memberikan pembinaan dan petunjuk jika bendaharanya tidak mampu,” tuturnya.

Kata Jasrul, jika komunikasi Kepsek dan Bendahara berjalan dan bagus, diyakini tidak akan ada temuan seperti saat ini.

Jasrul mengungkapkan, sebagai Komisi IV, pihaknya ada melakukan komunikasi dengan Dinas Pendidikan terkait pengelolaan dana BOS, namun sebut Dia memang komunikasi tersebut selama ini tidak sampai ke yang siafatnya teknis.

“Kami akan segera lakukan hearing dengan dinas pendidikan, jangan sampai kedepan ada temuan lagi. Secepatnya kita panggil. Akan kita pertanyakan apa masalahnya, apa ada penggelembungan dan sebagainya,” pungkasnya. (Rohmayana)

Penulis: Rohmayana
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved