Sebulan 32 Ton Khusus PNS, Pemkab Tanjab Timur Wajibkan Serap Beras Petani

Dinas Ketahanan Pangan Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) mengklaim beras Tanjabtim terserap 32 ton dalam setiap bulannya

Sebulan 32 Ton Khusus PNS, Pemkab Tanjab Timur Wajibkan Serap Beras Petani
tribunjambi/syamsul

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Dinas Ketahanan Pangan Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) mengklaim beras Tanjabtim terserap 32 ton dalam setiap bulannya khusus untuk ASN.

Berdasarkan peraturan Bupati (Perbup) Nomor 6 tahun 2017 yang telah disahkan pada tahun 2017 lalu, terkait kewajiban pegawai negeri untuk mengonsumsi beras lokal asli Tanjabtim terus dijalankan.

Program yang digagas oleh Bupati tersebut, sangat berdampak dan membantu bagi pemasaran beras para petani Tanjabtim. Dan, setiap bulannya, beras lokal Tanjabtim mampu terserap hingga 32 ton khusus untuk pegawai.

"Semua pegawai yang ada di Tanjabtim ini wajib membeli beras petani lokal. Baik itu guru, tenaga medis maupun pegawai teknis, mereka wajib membeli beras lokal," bilang Kadis Ketahanan Pangan Tanjabtim M Idris.

"Untuk itu kita pastikan setiap bulannya beras tersebut akan terserap hingga 32 ton," jelasnya.

Menurutnya, rata rata per bulannya kebutuhan beras pegawai mencapai 32 ton, dengan rincian setiap pegawai diwajibkan membeli 10 kilo per bulan.

Dengan demikian, pemerintah berharap pemasukan petani dapat bertambah. Dengan adanya pembeli tetap setiap bulannya. Dan, membantu serapan beras para petani.

Dimana dalam pelaksanaanya petani di bawah asosiasi pedagang beras melalui koperasi. Dimana saat ini terdapat delapan pengelola penyalur beras yang ada di Tanjabtim.

"Sehingga petani tidak hanya mengandalkan dari PNS saja, namun warga biasa banyak juga yang membeli beras tersebut. Satu diantaranya merek beras Nipah," pungkasnya.

Penulis: Abdullah Usman
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved