Berita Nasional

Media Inggris Soroti Jokowi, Sebut Tak Bisa Diandalkan, Maruf Amin Ikut Kena Dampak Soal Sejarah Ini

Media Inggris Soroti Jokowi, Sebut Tak Bisa Diandalkan, Maruf Amin Ikut Kena Dampak Soal Sejarah Ini

Media Inggris Soroti Jokowi, Sebut Tak Bisa Diandalkan, Maruf Amin Ikut Kena Dampak Soal Sejarah Ini
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo berjabat tangan dengan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto usai pelantikan Menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/10/2019). 

Di periode kedua, Jokowi mengusung slogan kampanye "Indonesia Maju".

Namun banyak pendukungnya melihat Indonesia justru sedang berjalan mundur.

Masalah mendesak seperti hak asasi manusia (HAM), toleransi beragama, serta kualitas demokrasi, dinilai malah menurun.

Meskipun langkah Jokowi membangun infrastruktur dan kesejahteraan sosial dipuji, ada kegagalan lain yang membuat Jokowi dikritik.

Di antaranya kegagalan menjegal korupsi dan kekerasan.

Ditemukan Bayi di Dalam Mesin Cuci di Palembang, Tersangka Awalnya Ngaku Sakit Perut

Gempar Bayi Dimasukan Dalam Mesin Cuci, Diduga Baru Dilahirkan dan Dibunuh, Pelaku Ibu Kandungnya

Penjelasan Ade Armando Tentang Meme Wajah Anies Joker, Bukan Tokoh Antagonis

Panglima TNI Bakal Resmikan Kampung Madani di Sarolangun, 2020 Luasan Lahan untuk SAD Bakal Ditambah

Kemudian memberi lahan bagi kelompok Islam garis keras alih-alih menekan mereka. 

Jokowi dinilai sadar soal masalah ini sebagai penghambat kebijakan ekonominya yang dipuji.

"Wakil Presiden yang baru, Ma'ruf Amin, adalah ulama Islam konservatif yang kuat. Ia punya sejarah intoleransi terhadap penganut agama minoritas dan kelompok LGBT," tulis The Guardian.

The Guardian kemudian membahas bagaimana Jokowi menuai kemarahan setelah menunjuk lawannya, Prabowo Subianto, sebagai menteri pertahanan.

Padahal, mantan jenderal yang juga mantan menantu Soeharto itu diduga terlibat dalam penculikan dan kekerasan terhadap aktivis 1998.

Halaman
123
Editor: ekoprasetyo
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved