Berita Jambi

Asuransi Jamaah Haji Jambi yang Meninggal di Mekah, Belum Diserahkan ke Ahli Waris, Ini Kendalanya

Asuransi Jamaah Haji Jambi yang Meninggal di Mekah, Belum Diserahkan ke Ahli Waris, Ini Kendalanya

Asuransi Jamaah Haji Jambi yang Meninggal di Mekah, Belum Diserahkan ke Ahli Waris, Ini Kendalanya
Tribunjambi/Zulkifli
Asuransi Jamaah Haji Jambi yang Meninggal di Mekah, Belum Diserahkan ke Ahli Waris, Ini Kendalanya 

Asuransi Jamaah Haji Jambi yang Meninggal di Mekah, Belum Diserahkan ke Ahli Waris, Ini Kendalanya

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Jamaah haji yang meninggal dunia di Tanah Suci maupun saat proses pemberangkatan, mendapat asusransi yang diserahkan kepada ahli waris. Besarnya masing-masing Rp 18 Juta.

Dari 21 orang jemaah haji asal Jambi yang meninggal dunia pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 2019 in,  baru sembilan orang yang mendapat asuransi.

21 jamaah tersebut terdiri dari 20 jamaah haji reguler dan satu orang jamaah haji khusus.

"Jadi, satu jamaah yang meninggal dunia mendapat asuransi sebesar Rp18 juta. Dari 21 jamaah haji tersebut, baru 9 orang yang sudah menerima," ungkap Kabid Haji Kanwil Kemenag Jambi H. Abdullah Saman, saat diwawancarai Selasa (5/11/19).

Lagi Proses Klaim Asuransi karena Meninggal, Tiba-tiba Debt Collector Tagih Mobil dengan Arogan

448 Jamaah Haji Kloter Pertama Tiba di Jambi dengan Selamat

Seleksi CPNS 2019, Formasi Guru Siapkan Sertifikat Pendidik Sebelum Daftar di sscasn.bkn.go.id

Arfidza Munandar Terhenti di Sirkuit Sepang, Berpeluang Jadi Juara di Asia Talent Cup (ATC) 2019

Menurut Saman, dana asuransi yang dibayarkan oleh Asuransi Takaful dikirimkan langsung ke rekening jamaah haji.

Saat ini, dari total tersebut memang masih ada sekitar 12 jamaah haji yang belum menerima asuransi. Ini terjadi karena ada beberapa kendala teknis.

"Memang ada 11 jamaah ditambah satu jamaah haji khusus yang belum menerima. Ada kendala teknis dan saat ini sedang diurus," ungkapnya.

Dijelaskan Saman, kendala tersebut antara lain adanya perubahan nomor rekening jamaah dari Bank Konvensional ke Bank Syariah.

"Dulu saat mendaftar mereka memakai bank konvensional tapi saat pelunasan berganti menjadi bank syariah. Selain itu, ada juga yang terdapat perbedaan data, misal perbedaan huruf antara paspor dan nama yang tertera di rekening. Persoalan teknis dan ini sedang dalam proses," terangnya.

Terkait hal ini, Saman menyebut pemerintah akan sesegera mungkin mencairkan asuransi kepada para jamaah ini.

Nilai SKD CPNS 2018 Bisa Digunakan Untuk Seleksi CPNS 2019, Begini Caranya!

Jadwal Liga Champions Rabu (6/11) Dini Hari - Barcelona, Liverpool, Inter Milan, Chelsea, Valencia

Cara Membuat SKCK Online - Dibutuhkan untuk Kelengkapan Dokumen Daftar CPNS 2019

Dia bilang dalam waktu dekat semua data yang ada akan divalidkan dan para ahli waris jemaah bisa segera menerima asuransi tersebut.

"Pemerintah akan membayar itu secepatnya. Setelah urusan tekhnis tersebut selesai, akan langsung dikirim ke rekening," pungkasnya.

Asuransi Jamaah Haji Jambi yang Meninggal di Mekah, Belum Diserahkan ke Ahli Waris, Ini Kendalanya (Zulkifli/Tribunjambi.com)

Penulis: Zulkifli
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved