Kenapa Banyak Menteri Berlatar Belakang Militer & Polri?

Lebih lanjut Dhani meminta masyarakat memberi kesempatan pada Presiden beserta jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju untuk membuktikan hal tersebut.

Kenapa Banyak Menteri Berlatar Belakang Militer & Polri?
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo berjabat tangan dengan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto usai pelantikan Menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/10/2019). 

Kenapa Banyak Menteri Berlatar Belakang Militer & Polri?

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Deputi V Kantor Staf Presiden (KSP), Jaleswari Pramodhawardhani menyebut penunjukkan sejumlah menteri berlatar belakang militer dan Polri di Kabinet Indonesia Maju bukan berarti Presiden Joko Widodo lebih fokus pada bidang keamanan.

Dia beralasan, menghadirkan keamanan secara tradisional adalah satu paket dengan upaya menyejahterakan masyarakat.

“Hal (penunjukkan menteri berlatar belakang militer dan Polri) wajar saja untuk menghadirkan stabilitas keamanan nasional. Negara ini dalam fungsi tradisional menghadirkan kesejahteraan masyarakat dan stabilitas keamanan dalam satu paket. Jangan dilihat hanya menitikberatkan pada keamanan saja,” ungkapnya usai menjadi pembicara dalam rilis survei LSI di Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (3/11/2019).

Deputi V Kantor Staf Presiden (KSP), Jaleswari Pramodhawardhani
Deputi V Kantor Staf Presiden (KSP), Jaleswari Pramodhawardhani (TRIBUNNEWS/RIZAL BOMANTAMA)

Lebih lanjut Dhani meminta masyarakat memberi kesempatan pada Presiden beserta jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju untuk membuktikan hal tersebut.

Dhani menegaskan KSP siap menerima audiensi jika nantinya ada pihak-pihak yang merasa bila kebijakan pemerintah di bidang keamanan tersebut menghambat aktifitas ekonomi.

Harga Emas Antam Senin (4/11) - Turun Tipis di Level Rp 763.000/gram

Punya Affair dengan Karyawan, CEO McDonalds Dipecat

Daripada itu semua, Dhani menekankan bahwa berita bohong justru lebih bisa menggoyang stabilitas keamanan dan ekonomi negara.

“Berita bohong itu implikasinya serius dan pemerintah tak bisa sendiri menghadapinya, harus mengajak semua elemen masyarakat dan negara,” pungkasnya. (Tribunnews.com, Rizal Bomantama)

Selain dari unsur partai politik, sejumlah menteri Jokowi juga terdapat unsur TNI.

Siapa saja mereka?

Halaman
1234
Editor: suci
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved