Hang Out

Bunga Bangkai Mekar di Hutan Kota,  Koleksi Terbaru nan Unik untuk Pengunjung

Hutan Kota Muhammad Sabki Kota Jambi, menambah koleksi keanekaragaman hayati dengan hadirnya bunga bangkai

Bunga Bangkai Mekar di Hutan Kota,  Koleksi Terbaru nan Unik untuk Pengunjung
TRIBUN JAMBI/DEDY NURDIN
Bunga bangkai (Amorphpophallus titanium) menjadi koleksi terbaru di Hutan Kota Jambi, Kamis (31/10) bunga ini sedang mekar dan berlanjut sepekan ke depan 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Taman Hutan Kota Muhammad Sabki Kota Jambi, menambah koleksi keanekaragaman hayati dengan hadirnya bunga bangkai (Amorphpophallus titanium).

Bunga yang dikenal dengan ciri bau yang menyengat serta ukuranbesar ini kini bisa dijumpai di sana. Bahkan satu pekan ini menjadi waktu yang tepat untuk melihat langsung keberadaan bunga bangkai.

Seperti telihat pada Kamis (31/10), bunga bangkai yang ditempatkan dalam wadah pot berukuran besar itu dipajang dalam satu tempat tak jauh dari pintu masuk taman Kota.

Keberadaanya pun cukup menyita perhatian, sejumlah pengunjung yang datang pun tak ketinggalan untuk mengabadikan gambar mekarnya bunga Bangkai itu.

Staf Pengelola UPTD Taman Hutan Kota Muhammad Sabki, Ezi Emilda, mengatakan bunga bangkai menjadi satu koleksi tambahan yang cukup unik yang ada disana.

Ia mengatakan, bungai Bangkai itu diperoleh dari salah seorang warga. Kini bunga dengan ukuran tinggi sekitar 50 cm itu akan dikembangkan di sana sehingga dapat dinikmati oleh warga yang berkunjung.

"Rencana Kepala UPTD, ini akan dikembangkan sebagai salah satu jenis koleksi di sini. Kemarin kita dapat informasi dari warga ada bunga bangkai di belakang rumahnya. Kita pindahkan ke pot ternyata bisa," katanya.

Meski baru satu minggu berada di Hutan Kota, namun dua hari terakhir bunga bangkai tersebut mulai berbunga. Pada sore hari sekitar pukul 05.00 wib, bunga itu akan mengeluarkan bau tak sedap.

Bunga Bangkai menurut Ezi Emilda berbeda dengan jenis Raflesia Arnoldy. Dari bentuk kelopak bunga hingga ukuran.

"Ini jenis yang tidak tinggi ukurannya karena beda dengan jenis Raflesia. Ini masih bisa dilihat sampai satu minggu ke depan, setelah itu dia mulai layu dan mati kemudian tumbuh umbi baru," katanya.

Halaman
123
Penulis: Dedy Nurdin
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved