Korupsi Asrama Haji Jambi Telah Direncanakan, di Sini Pejabat Kemenag 10 Kali Ketemuan dengan Pelaku

Dalam kasus dugaan korupsi pembangunan dan pengembangan Asrama Haji Jambi, negara dirugikan sebesar Rp 11,7 miliar lebih.

Korupsi Asrama Haji Jambi Telah Direncanakan, di Sini Pejabat Kemenag 10 Kali Ketemuan dengan Pelaku
Tribunjambi/Fadly
Dirkrimsus Polda Jambi menunjukkan barang bukti korupsi pembangunan Asrama Haji Jambi. 

Korupsi Asrama Haji Jambi Telah Direncanakan, di Sini Pejabat Kemenag 10 Kali Ketemuan dengan Pelaku

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Dalam kasus dugaan korupsi pembangunan dan pengembangan Asrama Haji Jambi, negara dirugikan sebesar Rp 11,7 miliar lebih.

Hal ini diketahui dari hasil audit yang dilakukan BPKP Perwakilan Jambi. Kerugian negara tersebut ditimbulkan dari kekurangan volume pekerjaan sebesar 28,475 persen. 

Dirkrimsus Polda Jambi Kombes Pol Thein Thabero mengatakan para tersangka ini telah melakukan pertemuan berkali kali sebelumnya.

"Sudah sering mereka melakukan pertemuan, di Jakarta, di Jambi, sudah lebih dari 10 kali, dan bahkan ada dari pelaku ini yang mengontrak di Jambi untuk mengawasi proyek ini," jelasnya.

Ia juga mengatakan, diduga para pelaku ini telah merencanakan aksinya dalam korupsi pengembangan Asrama Haji.

Pejabat Kemenag Jambi Jadi Tersangka, Pembangunan Asrama Haji Rugikan Negara Rp 11 Miliar

7 Tersangka Dugaan Korupsi Asrama Haji Diserahkan ke Kejati Jambi Pejabat Kemenag Pakai Rompi Orange

Dewan Tolak Pembangunan Fly Over, Pinto Ingin Dana Rp198 M Dialihkan untuk Bangun Jalan Aspal Karet

"Karena mantan kakanwil ini sudah mencari perusahaan pengembang untuk memenangkan, untuk mengerjakan, untuk rekanan, dan didapatlah PT Guna Karya Nusantara," jelasnya.

Ketujuh Pelaku ini memiliki peranan masing-masing yakni Thahir Rahman (mantan Kakanwil kemenag Jambi) sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Dasman sebagai pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Eko Diang Iing Solihin sebagai Ketua Pokja ULP. Mulyadi sebagai Direktur PT Guna Karya Nusantara, Tendirsyah sebagai sub kontraktor revitalisasi dan pengembangan Asrama Haji, Johan Arifin Muba sebagai pemilik proyek pembangunan dan revitalisasi dan pengembangan Asrama Haji. Bambang Marsudi Raharja sebagai pemodal proyek revitalisasi dan pengembangan Asrama Haji.

Penulis: Muuhammad Ferry Fadly
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved