Kunjungan Kerja Pertama Presiden Jokowi ke Papua, Hanya Akan Sia-sia Bila

Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja pertamanya ke Papua pada periode keduanya sebagai presiden. Tapi pengamat LIPI menyebut kunjungan ini

Kunjungan Kerja Pertama Presiden Jokowi ke Papua, Hanya Akan Sia-sia Bila
Kompas.com
Presiden Joko Widodo bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo meninjau pasar khusus Mama Papua di Distrik Anggi, Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat, Minggu (27/10). Kunjungan perdana presiden setelah pelantikan yang berlangsung sepekan lalu itu bertujuan untuk meninjau infrastruktur sekaligus menyampaikan rencana pembangunan di Papua Barat dan Papua dalam masa lima tahun mendatang. (Antara/THOYIB) 

Menurut Theo, kedatangan Jokowi untuk meresmikan proyek pembangunan adalah hal yang biasa dan sudah menjadi kewajiban pemerintah.

Sehingga, kata dia, orang Papua tak terlalu antusias dengan segala peresmian jalan maupun jembatan itu.

AJAK Anak dan Istri Selfie Dengan Latar Belakang Laut, Juberi Sekeluarga Tewas Ditabrak Truk

Justru yang menjadi pertanyaan masyarakat Papua, jika konflik terus terjadi dan orang Papua menjadi korban siapa yang akan menikmati proyek infrastruktur pemerintah?

"Kalau banyak pembangunan, orang Papua makin banyak korban, siapa yang mau menikmati?"

Meskipun begitu, ia masih menaruh harapan kepada Presiden Jokowi untuk membuka diri dan menyelesaikan masalah kekerasan dan pelanggaran HAM di Papua.

Ia mencontohkan kasus tindakan rasial terhadap mahasiswa Papua yang memicu gelombang protes dan kerusuhan di beberapa wilayah.

"Kalau Presiden ke Wamena, coba dilihat ke peristiwa sebelumnya. Kan pemicunya itu karena mahasiswa dikata-katai rasis."

Tarif Kencan Putri Amelia Eks Finalis Putri Pariwisata Terbongkar, Sosok Penyewanya Bikin Tercengang

"Kami sangat berharap kepada beliau, janji-janji yang disampaikan terpenuhi tahun ini, semisal akses jurnalis asing ke Papua dan mengijinkan pemantau HAM PBB ke Papua. Supaya jangan di negara ini dianggap baik, tapi selalu dapat sorotan internasional," imbuhnya.

"Jangan sampai kunjungan ini sia-sia."

Tapi lagi-lagi, Tenaga Ahli Utama dari Kantor Staf Kepresidenan, Ali Mochtar Ngabalin, berdalih penyelesaian kasus pelanggaran HAM bukan perkara mudah.

Ia pun menjamin Presiden Jokowi tetap memegang janjinya.

"Jangan dianggap penyelesaian kasus hukum dan HAM di Papua seperti membalikkan telapak tangan. Jadi penyelesaian tidak segampang yang kita bayangkan. Presiden memiliki perhatian dan harapan yang tinggi untuk menyelesaikan itu," katanya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jokowi ke Papua Setelah Dilantik: Jangan Sampai Kunjungan Ini Sia-sia"

Editor : Rachmawati

Editor: rida
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved