Antisipasi Politik Uang, Dinas PMD Muarojambi Gandeng Intel Polres Awasi Pilkades Serentak

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Muarojambi libatkan Intel Polres Muarojambi dalam pelaksanaan pilkades serentak.

Antisipasi Politik Uang, Dinas PMD Muarojambi Gandeng Intel Polres Awasi Pilkades Serentak
Tribunjambi/Samsul Bahri
Kepala Dinas PMD Muarojambi, Raden Najmi. 

Antisipasi Politik Uang, Dinas PMD Muarojambi Gandeng Intel Polres Awasi Pilkades Serentak

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI-Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Muarojambi libatkan Intel Polres Muarojambi dalam pelaksanaan pilkades serentak yang akan di gelar pada Senin (11/11) mendatang. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas PMD Kabupaten Muarojambi, Radej Najmi, Senin (28/10).

Keterlibatan intel Polres Muarojambi ini sebagai antisipasi adanya isu-isu politik uang jelang Pilkades serentak. Selain itu juga, diharapkan dengan adanya kerjasama ini pelaksanaan Pilkades di Muarojambi berjalan aman dan lancar.

"Kami juga bekerjasama dengan intel polres untuk membantu pengawasan pelaksanana kampanye dan minggu tenang, sehingga nanti diharapkan dapat meredam terjadinya isu-isu money politik," katanya.

Lebih lanjut Ia menyebutkan bahwa jika nantinya ada kecurangan atau adanya politik uang untuk dapat di laporkan pada BPD atau langsung pada pihak Polres Muarojambi. Menurut Raden Najemi soal politik uang sudah masuk pada ranah pidana.

Bupati Tanjab Barat Safrial Berharap Banyak Tokoh Muda yang Mendunia

11 Parpol di Tanjab Barat Dapat Kucuran Dana Rp 1 Miliar dari Kesbangpol, Uang Apa?

Dewan Tolak Rencana Pembangunan Fly Over Simpang Mayang, Pemprov Jambi Terus Cari Cara

"Laporkan pada BPD, atau langsung bisa ke Polres karena ini sudah masuk pada ranah pidana jadi pihak kepolisian yang menindaknya," sebutnya.

Sementara itu, di tingkat pelaksanaan, Raden Najemi juga meminta kepada BPD dan panitia untuk bekerjasama dalam mengawasi pelaksanaan ini. Hal ini lantaran memang dalam pelaksanaan pilkades tidak ada panitia pengawas atau panwas.

"Jadi terkait kemungkinan terjadi money politics, kira sudah berikan arahan kepada seluruh panitia dan BPD untuk memantau, karena di pilkades ini tidak ada panwas, jadi panitia dan BPD lah yang bertindak sebagai pengawas, di harapkan BPD dan panitia bekerjasama," pungkasnya.

Penulis: samsul
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved