Kisah Militer RI

DIJULUKI Pencabut Nyawa, Sniper TNI Bikin Fretilin Panik Bukan Kepalang Lari Tinggalkan Pertempuran

TRIBUNJAMBI.COM - Sejak puluhan tahun silam pasukan TNI sudah menunjukan kehebatannya dalam berbagai medan tempur.

DIJULUKI Pencabut Nyawa, Sniper TNI Bikin Fretilin Panik Bukan Kepalang Lari Tinggalkan Pertempuran
Tribun Lampung
Tatang Koswara, Sniper legendaris Indonesia 

TRIBUNJAMBI.COM - Sejak puluhan tahun silam pasukan TNI sudah menunjukan kehebatannya dalam berbagai medan tempur.

Dalam perjalanannya, ada satu yang disebut sebagai operasi militer terpanjang sejarah TNI.

Namanya Operasi Seroja yang terjadi pada 1975. Dalam operasi itu secara keseluruhan semua pasukan tempur baik AD, AL dan AU dilibatkan.

Tak terkecuali para Sniper TNI yang langsung diterjunkan ke medan laga.

Baca Juga: Sekarang Jadi Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto Ternyata Pernah Sekolahkan 35 Perwira ke Luar Negeri Pakai Duit Pribadi

Lewat Video, Jerinx Ngaku Puaskan Istri di Ranjang Sebanyak 11 Kali, Ini Rahasia Pria 42 Tahun Itu

Mengutip majalah Commando Edisi No.4 tahun 2014, salah satu sniper yang diterjunkan ialah Tatang Koswara.

Tatang yang baru saja mendapat pelatihan sniper dari Green Beret US Army langsung dilibatkan dalam Komando Satgas Pamungkas untuk mendukung serbuan Indonesia ke Timor Timur.

Tatang bahkan diikutsertakan kedalam satuan Kopassandha (Kopassus) lantaran saat itu Korps Baret Merah kekurangan sniper.

"Jadi karena TNI AD, lewat Pak Edi Sudrajat, tahu kemampuan saya sebagai sniper lalu saya disuruh bergabung dengan para sniper Kopassandha," kata Tatang.

Baca Juga: BMKG Rilis Peringatan Dini Gelombang Tinggi Hingga Capai 6 Meter: Selatan Jawa, Banten, dan Lampung Termasuk!

28 Ribu Orang Terserang ISPA Selama Karhutla di Batanghari, Berikut Data dari Dinkes

Halaman
1234
Editor: ridwan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved