Sabtu, 9 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Kocak, Gibran Ingin Dampingi Presiden Dihalangi Paspampres dan Ditarik, Begitu Tahu Langsug Nunduk

kemarin, ada kejadian yang sedikit menyita perhatian namun tidak ditahu orang banyak.

Tayang:
Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
YouTube Tribun Medan
Terekam Kamera Detik-detik Gibran Rakabuming Dicegat Paspampres saat Dekati Presiden Jokowi 

Kocak, Gibran Ingin Dampingi Presiden Malah Dihalangi Paspampres hingga Ditarik, Begitu Tahu Langsug Nunduk

TRIBUNJAMBI.COM - Dibalik pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Jokowi- Maruf Amin, Minggu (20/10/2019) kemarin, ada kejadian yang sedikit menyita perhatian namun tidak ditahu orang banyak.

Sebelum dilantik, Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang turun dari mobil menyempatkan mendekati warga dan bersalaman dengan mereka

Sontak Paspampres langsung mengelilingi presiden. Sebagaimana tugas mereka dan memastikan Jokowi berada dalam radius aman dari hal-hal yang tidak diduga.

Kejadian itu terekam kamera media Kompas TV yang meliput di luar gedung MPR RI.

Bukan Februari 2019, Ternyata Ini Tanggal Pernikahan Ahok dan Puput, Lihat Dari Kehamilan Istri BTP

Prabowo Subianto Jadi Menteri Pertahanan, Kenapa Edhy Prabowo Jadi Menteri Pertanian? Ini Alasannya

Terekam Kamera Detik-detik Gibran Rakabuming Dicegat Paspampres saat Dekati Presiden Jokowi (YouTube Tribun Medan)
Terekam Kamera Detik-detik Gibran Rakabuming Dicegat Paspampres saat Dekati Presiden Jokowi (YouTube Tribun Medan)

Apa itu?

Putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming, ingin mendampingi bapaknya tapi malah dicegat Paspampres.

Petugas Paspampres membentangkan tangan saat Gibran Rakabuming datang dari arah belakang.

Bahkan terlihat jelas tangan Paspampres yang mengenai jas Gibran Rakabuming hingga tersingkap akibat sedikit ditarik.

Tak Terima Ditegur Karena Merokok di Sekolah, Siswa Tikam Guru Agama Hingga Meninggal Dunia

Jadwal Liga Champions 2019-2020 Nanti Malam Live Streaming SCTV Atletico Madird vs Leverkusen

Melihat reaksi petugas keamanannya, Presiden Jokowi pun meminta Paspampres tak melarang putranya mendekat.

Sosok Paspampres itu kemudian meminta maaf dengan menunduk. 

Paspampres itu juga mendapat teguran isyarat dari Paspampres lainnya.

Gibran Rakabuming lantas mendampingi presiden.

Keduanya lalu menuju warga untuk menyalami yang sejak pagi sudah menunggu kedatangan presiden.

Namun belum dipasitkan apakah tindakan Paspampres tersebut dikarenakan tidak tahu jika sosok itu adalah Gibran Rakabuming atau memang karena aturan protokol yang tidak membolehkan ada orang lain mendampingi Presiden Jokowi.

Gibran Rakabuming maju Wali Kota Solo

Putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka, memastikan maju di Pilkada Solo 2020 melalui jalur partai.

Bos Markobar itu meyakini dirinya masih memiliki kesempatan untuk mengikuti kontestasi pesta demokrasi lima tahunan melalui PDIP.

"Saya sudah daftar PDIP. Saya kan juga tidak pernah sekalipun, di mana pun, pada siapa pun bilang kalau saya akan maju independen," kata Gibran di Solo, Jawa Tengah, Sabtu (19/10/2019).

Gibran mengaku telah menerima kartu tanda anggota (KTA) dari PDIP. Dengan demikian, dirinya akan tetap maju di Pilkada Solo melalui PDIP.

"Saya itu sudah dapat KTA PDI-P, sudah menjadi kader PDIP, ya majunya lewat PDIP," ujar suami Selvi Ananda tersebut.

Tito Karnavian Menteri, Neta S Pane Ungkap Daftar 4 Pengganti, Calon Lebih Dulu Naik Pangkat

Gibran juga mengatakan telah melakukan konsultasi politik dengan beberapa senior PDIP di Jakarta terkait keinginannya maju di Pilkada Solo.

Dari hasil konsultasi itu dirinya masih mempunyai kesempatan untuk mendaftar melalui DPD atau DPP PDIP.

"Jadi, sudah jelas ya saya tidak akan maju lewat independen. Saya akan berjuang untuk tetap maju lewat PDIP," tegas Gibran.

Gibran diketahui telah mendaftarkan diri sebagai anggota PDIP Kota Surakarta.

Hal tersebut dilakukan sebagai langkah Gibran untuk ikut maju di Pilkada Solo 2020.

VIDEO Panas Durasi 2 Menit Diduga Dosen & Mahasiswa, Disebar Lewat Twitter, Ada Lukisan Gedung Sate

Akan tetapi, dari hasil penjaringan tertutup yang dilakukan PDIP Kota Surakarta muncul nama Achmad Purnomo dan Teguh Prakosa sebagai bakal calon wali kota dan wakil wali kota yang diusung di Pilkada Solo.

Surat penugasan PDIP Kota Surakarta untuk Purnomo dan Teguh telah dikirim ke DPP dan DPD PDIP untuk mendapatkan rekomendasi.

Sehingga peluang Gibran maju dari PDIP Kota Surakarta sudah tertutup.

Peluang Gibran untuk maju menjadi calon wali kota adalah melalui jalur independen.

Sebagai konsekuensinya Gibran dicoret dari keanggotaan PDIP Kota Surakarta.

"Mas Gibran sudah menyatakan masuk menjadi keluarga besar PDIP. Dan, akan taat dan patuh kepada keputusan partai, kalau mau maju independen berarti tidak menghargai statement-nya diri sendiri," ungkap Ketua DPC PDIP Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo.

"Kalau mau lewat independen boleh-boleh saja. Itu hak asasi manusia untuk ikut pesta demokrasi. Kalau sudah di luar PDIP kan tidak mengakui dirinya sebagai anggota partai. Tidak usah dicabut, langsung dicoret," pungkasnya. (*)

VIDEO Beda Sikap Prabowo Saat Berhadapan dengan Grace Natalie & Yenni Wahid, Yang Sabar Sis

Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved