Identitas Pelaku Penusukan Wahab Diketahui, Kapolsek Talanaipura: Tunggu Tanggal Mainnya

Polisi telah mendeteksi pelaku penusukan terhadap Suryadi alias Wahab (41), warga Payo Lebar, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi.

Identitas Pelaku Penusukan Wahab Diketahui, Kapolsek Talanaipura: Tunggu Tanggal Mainnya
Shutterstock
Ilustrasi penikaman. 

Identitas Pelaku Penusukan Wahab Diketahui, Kapolsek Talanaipura: Tunggu Tanggal Mainnya

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Polisi telah mendeteksi pelaku penusukan terhadap Suryadi alias Wahab (41), warga Payo Lebar, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi.

Kapolsek Telanaipura, AKP Yumika Putra mengatakan, keberadaan pelaku sudah terdeteksi.

Hanya saja kata dia masih menunggu waktu dan momentum yang tepat untuk melakukan langkah lainnya. "Kita sudah deteksi pelaku yang jadi DPO tersebut, tunggu saja tanggal mainya," kata AKP Yumika Selasa (22/10).

AKP Yumika menjelaskan, meski Abdul Kamal alias Kamal (42), warga Pulau Pandan, Kelurahan Legok, Kecamatan Danau Sipin, Kota Jambi sudah tertangkap, pihaknya berharap DPO yang sudah terdeteksi bisa dieksekusi secepatnya. "Harus ditangkap, merekakan melalukan perbuatan yang sama secara bersama-sama," ujarnya.

Tagihan Air Rp 2 Juta, Ayang Kaget Sebut Air PDAM Tirta Mayang Hanya Hidup Sejam Sehari

Daftar Harga Sembako di Jambi Hari Ini 22 Oktober 2019, Pantauan Disperindag Provinsi Jambi

Sempat Menipis, Kabut Asap Kembali Selimuti Kabupaten Bungo

Sementara itu, Berkas perkara Kamal sendiri telah memasuki tahap satu. "Sudah tahap satu, kita tinggal menunggu petunjuk jaksa jika sudah lengkap, kita tinggal pelimpahan," jelasnya.

Untuk diketahui penusukan terjadi saat korban dan dua pelaku tengah menikmati pesta HUT RI yang ada di Pulau Pandan. Tersangka Abdul Kamal yang dibawah tekanan ineks saat itu sempat cek cok dengan korban dan aksi saling pukul terjadi di atas panggung.

Namun, tersangka dan DPO mengajak korban turun dari panggung setelah turun dan pergi tak beberapa jauh. Barulah tersangka dan DPO tersebut menghujamkan pisau ke tubuh korban.

Akibatnya jantung korban mengalami bocor yang serius sehingga harus dioperasi dan kondisinya kritis saat itu.
Menindaklanjuti laporan penikaman tersebut, pihak Polsek Telanaipura lantas melakukan penyelidikan.

Beberapa hari lalu, keberadaan tersangka berhasil diketahui dan selanjutnya dilakukan penangkapan.
Tersangka Kamal merupakan residivis. Sebelumnya, kata Yumika, Kamal sudah dua kali ditangkap oleh anggota Polsek Telanaipura.

Tahun 2014, kata Yumika, tersangka pernah ditangkap dan dijerat dengan pasal 480 KUHP. Saat itu, tersangka divonis dengan hukuman 1 tahun 6 bulan penjara.

Kemudian, lanjut Yumika, tersangka kembali ditangkap pada tahun 2017 lalu. Saat itu, kata Yumika, tersangka dijerat dengan pasal 362 KUHP. Di perisdangan, tersangka divonis dengan hukuman 4 tahun penjara.

Tersangka dijerat dengan pasal 170 ayat (2) ke 1 dan ke 2 KUHP. Untuk korban sendiri, saat ini sudah pulang dari rumah sakit.

Penulis: Muuhammad Ferry Fadly
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved