Berita Tanjab Barat

Banyak Kendala Saat Lakukan Pengawasan, Bawaslu Tanjab Barat Gelar Sosialisasi

Banyak Kendala Saat Lakukan Pengawasan, Bawaslu Tanjab Barat Gelar Sosialisasi

Banyak Kendala Saat Lakukan Pengawasan, Bawaslu Tanjab Barat Gelar Sosialisasi
Tribunjambi/Darwin Sijabat
Banyak Kendala Saat Lakukan Pengawasan, Bawaslu Tanjab Barat Gelar Sosialisasi 

Banyak Kendala Saat Lakukan Pengawasan, Bawaslu Tanjab Barat Gelar Sosialisasi

TRIBUNJAMBI.COM, KUALATUNGKAL - Pelaporan pelanggaran pemilu seperti yang terjadi pada pilkada serentak 2019 lalu kerab menjadi kendala.

Diantaranya, sulitnya menghadirkan saksi dan alat bukti, ketika pelaporan pelanggaran pemilu diproses di Bawaslu.

Hal ini disampaikan Ketua Bawaslu Tanjab Barat, Hadi Siswa dalam membuka Sosialisasi Pengawas Pemilu Partisipatif, Dalam Rangka Kilas Balik Penyelenggaraan Pemilu 2019, Selasa (22/10/2019).

Sempat Jadi Daerah Paling Rawan, Bawaslu Klaim Kerawanan Pemilu di Sarolangun Turun Jauh

Formasi CPNS 2019 - Bungo Terima 226, Kerinci 196, Tanjab Barat 173, Merangin 243, Kota Jambi 1.500

Daftar Lengkap Nama-nama Calon Menteri yang Sudah Dipanggil Jokowi ke Istana, Ada Nama Baru dan Lama

Hadi Siswa mencontohkan, pada kejadian di Tebing Tinggi beberapa waktu lalu, laporan yang masuk ke Bawaslu sempat mentok, lantaran tidak ada satupun pihak yang bersedia menjadi saksi.

"Ketika kita proses, dan naikkan ke tahap berikutnya ke Gakumdu, banyak yang tidak mau menjadi saksi. Ini salah satu kendala bagi kita," ujar Hadi.

Hadi berharap, semua elemen sebagai pengawas partisipatif berhak membantu Bawaslu dalam mengawasi penyelenggaraan pemilu.

"Laporan banyak, tapi mentah. Dan, akhirnya kita jadikan temuan petugas kita, karena unsur pelaporan tidak lengkap untuk dinaikkan ke tahap selanjutnya," katanya.

Dia berharap, pada Pilkada serentak 2020 mendatang, Bawaslu Tanjabbar mendapat masukan positif dalam menyukseskan pelaksanaan pemilu yang bersih dan jujur.

"Kita minta masukannya, agar kita terus berbenah," tandasnya.

Sementara Zakaria, Sekretariat Bawaslu Tanjab Barat mengatakan tujuan kegiatan tersebut sebagai salah satu bentuk evaluasi penyelenggara pemilu di Tanjab Barat. Baik pemilu legislatif dan presiden.

Dalam kegiatan ini melibatkan tokoh masyarakat, tokoh agama, masyarakat, lsm, Okp, guru hingga insan pers dengan jumlah peserta mencapai 100 orang.

Selain itu yang menjadi tujuannya adalah sebagai bahan evaluasi dalam pelaksanaan Pilkada 2020 mendatang.

Banyak Kendala Saat Lakukan Pengawasan, Bawaslu Tanjab Barat Gelar Sosialisasi (Darwin Sijabat/ Tribunjambi.com)

Penulis: Darwin
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved