Berita Jambi

Sayang Tak Lewat Pelabuhan Jambi, Diperkirakan 1000 Ton Kopi Arabika Kerinci Diekspor ke Luar Negeri

Sayang Tak Lewat Pelabuhan Jambi, Diperkirakan 1000 Ton Kopi Arabika Kerinci Diekspor ke Luar Negeri

Sayang Tak Lewat Pelabuhan Jambi, Diperkirakan 1000 Ton Kopi Arabika Kerinci Diekspor ke Luar Negeri
Tribunjambi/Zulkifli
Kadis Disperindag Provinsi Jambi, Ariansyah. Sayang Tak Lewat Pelabuhan Jambi, Diperkirakan 1000 Ton Kopi Arabika Kerinci Diekspor ke Luar Negeri 

Sayang Tak Lewat Pelabuhan Jambi, Diperkirakan 1000 Ton Kopi Arabika Kerinci Diekspor ke Luar Negeri

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Dalam setahun, diperkirakan hampir 1000 ton lebih Kopi Jambi farian arabika Kerinci, diekspor ke luar negeri melalui pelabuhan daerah lain. Sehingga, tak tercatat di dalam data manifest eksport Provinsi Jambi.

Hal tersebut diungkapkan kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Provinsi Jambi Ariansyah, saat diwawancarai Tribunjambi.com, Senin (21/10/2019).

Disebutkanya, kopi Jambi kebanyakan diekspor melalui pelabuhan luar seperti Pelabahan Belawan, Tanjung Priok dan Teluk Bayur.

Kopi Arabika Kerinci, Tembus Pasar Eropa, Setahun Bisa Produksi 500 Ton

BREAKING NEWS, Mobil Dinas yang Ditumpangi 2 Istri Pejabat Pemprov Jambi, Amali Kecelakaan Tunggal

Kopi Robusta Jangkat, Kopi Terbaik Indonesia dari Merangin

Bacaan Sholawat Peringati Hari Santri Nasional 22 Oktober 2019, Bahasa Arab, Latin dan Terjemahannya

Sehingga pihak Disprindag maupun BPS tidak memiliki jumlah total data eksport kopi Jambi.

"Kalau kita rata-ratakan kita anggap satu hektar itu satu ton se tahun, kemarin saya dapat catatan dari teman-teman yang biasa ekspor, itu lebih kurang hampir 1000 ton se tahun keluar dari beberapa kelompok tani," ujarnya.

Dijelaskan Ariasnyah, beberapa petani di Kerinci yang produk kopinya diekspor ke luar negeri sudah memiliki buyer (pembeli) sendiri.

Diantaranya kelompok tani Agro Ponik Nusantara (GTN) yang menjual kopi Arabika sebanyak 2 konteiner dalan sebulan ke luar Negeri seperti Amerika, Italia dan Inggris.

"Kita anggap 2 Kontainer itu 20-40 ton sebulan," jelasnya.

Kemudian disebut Ariansyah masih ada Buyer lain seperti Alko, dan Kerinci Barokah. Meskipun jumlah penjualanya lebih sedikit dari GTN.

Wishnutama Jadi Menteri Pariwisata Jokowi? Pendiri NET TV Itu Dipanggil ke Istana Hari Ini

Prabowo Jadi Menteri Jokowi, Bagaimana Tanggapan Titiek Soeharto? Sempat Menentang Koalisi

Perluas Jaringan 4G, Telkomsel Bangun 22 Ribu Unit BTS 4G di Seluruh Indonesia

Video Badai Pasir di Batu Jawa Timur, Warga Tertimpa Pohon & Terpaksa Mengungsi

Halaman
12
Penulis: Zulkifli
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved