JADI Tanjab Barat Dideklarasikan

"Yang paling penting memberikan pembelajaran demokrasi pada masyarakat, harus digembleng," ujar Safrial, Bupati Tanjab Barat

JADI Tanjab Barat Dideklarasikan
Tribunjambi/Darwin
Deklarasi JADI Tanjab Barat. 

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - "Yang paling penting memberikan pembelajaran demokrasi pada masyarakat, harus digembleng," ujar Safrial, Bupati Tanjab Barat saat membuka deklarasi dan diskusi publik Jaringan Demokrasi Indonesia (JADI) Tanjab Barat, Senin (21/10). Safrial didampingi Kasdim Kodim 0419/Tanjab Barat Mayor Indra W, Ketua Presidium dan Dewan Pengawas JADI, KPU Tanjab Barat, Bawaslu, OKP dan tamu undangan. Mengangkat tema "Penguatan Demokrasi Menyongsong Pilkada Serentak yang Berintegritas".

Bupati Safrial menyampaikan kesepakatannya mendukung demokrasi dan perlunya pembelajaran bagi masyarakat.

"Yang paling penting memberikan pembelajaran demokrasi pada masyarakat, harus digembleng," katanya.

Sehingga kata Safrial, dengan demikian tercipta masyarakat yang cerdas dan dewasa dalam berdemokrasi. Dan tidak akan mudah terpengaruh dan dapat mencegah money politic.

Menurutnya, dengan sistem yang baik, tercipta masyarakat yang cerdas. Sehingga hambatan-hambatan dalam berdemokrasi dapat diatasi.

"Kita harus berlari membenahi demokrasi dengan memperbaiki sistem," tandasnya.

Suroso, Ketua Presidium JADI Tanjab Barat menyampaikan JADI di Tanjab Barat merupakan deklarasi pertama. Pada perjalanannya, perjuangan mendirikan JADI tidak mudah, banyak rintangan yang dihadapi.

"JADI ini menjadi wadah dan penyemangat bagi kita untuk menjaga demokrasi di Indonesia khususnya Tanjung Jabung Barat," katanya.

Sementara Ketua Presidium JADI Provinsi Jambi, Nur Fitri Habii mengatakan deklarasi menjadi hari yang bersejarah bagi JADI di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Disampaikannya, keanggotaan JADI merupakan eks komisioner penyelenggara pemilu baik KPU dan Bawaslu.

"JADI menjadi penyambung lidah KPU menjalankan tugasnya. Sebagai ajang penguatan demokrasi," katanya.
Dia menuturkan, JADI memiliki sejumlah program untuk menjaga dan memelihara demokrasi di Indonesia. Salah satu caranya dengan memberikan pendidikan politik.

Dia berharap kegiatan ini bukan hanya sekedar deklarasi, melainkan ada program yang dilaksanakan sesegera mungkin. Sehingga kehadiran JADI dapat bermanfaat bagi masyarakat.

Penulis: Darwin
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved