Ini yang Jadi Sasaran Setelah JADI Tanjab Barat Deklarasi

JADI memiliki sejumlah program untuk menjaga dan memelihara demokrasi di Indonesia.

Ini yang Jadi Sasaran Setelah JADI Tanjab Barat Deklarasi
Tribunjambi/Darwin
Deklarasi JADI Tanjab Barat. 

Ini yang Jadi Sasaran Setelah JADI Tanjab Barat Deklarasi

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - "Yang paling penting memberikan pembelajaran demokrasi pada masyarakat, harus digembleng," ujar Safrial, Bupati Tanjab Barat membuka deklarasi dan diskusi publik Jaringan Demokrasi Indonesia (JADI) Tanjab Barat, Senin (21/10/2019).

Pembukaan itu, Safrial didampingi Kasdim Kodim 0419/Tanjab Barat Mayor Indra W, Ketua Presidium dan Dewan Pengawas JADI, KPU Tanjab Barat, Bawaslu, OKP dan tamu undangan. Mengangkat tema "Penguatan Demokrasi Menyongsong Pilkada Serentak yang Berintegritas".

Bupati Safrial menyampaikan kesepakatannya mendukung demokrasi dan perlunya pembelajaran bagi masyarakat.

"Yang paling penting memberikan pembelajaran demokrasi pada masyarakat, harus digembleng," katanya.

Sehingga kata Safrial, dengan demikian tercipta masyarakat yang cerdas dan dewasa dalam berdemokrasi. Dan tidak akan mudah terpengaruh dan dapat mencegah money politic.

Kuasa Hukum SMB Keberatan Polisi Bawa Senjata di Ruang Sidang, Hakim: Ini Demi Keamanan Kita

Daftar Harga Sembako di Provinsi Jambi Hari Ini, Harga Cabai Turun

CPNS 2019, Kabupaten Merangin Dapat Jatah 243 Orang, Tak Ada PPPK

Menurutnya, dengan sistem yang baik, tercipta masyarakat yang cerdas. Sehingga hambatan hambatan dalam berdemokrasi dapat diatasi.

"Kita harus berlari membenahi demokrasi dengan memperbaiki sistem," tandasnya.

Suroso, Ketua Presidium JADI Tanjab Barat menyampaikan JADI di Tanjab Barat merupakan deklarasi pertama. Pada perjalanannya, perjuangan mendirikan JADI tidak mudah, banyak rintangan yang dihadapi.

"JADI ini menjadi wadah dan penyemangat bagi kita untuk menjaga demokrasi di Indonesia khususnya Tanjung Jabung Barat," katanya.

Sementara Ketua Presidium JADI Provinsi Jambi, Nur Fitri Habii mengatakan deklarasi menjadi hari yang bersejarah bagi JADI di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Disampaikannya, keanggotaan JADI merupakan eks komisioner penyelenggara pemilu baik KPU dan Bawaslu.

"JADI menjadi penyambung lidah KPU menjalankan tugasnya. Sebagai ajang penguatan demokrasi," katanya.

Dia menuturkan, JADI memiliki sejumlah program untuk menjaga dan memelihara demokrasi di Indonesia. Salah satu caranya dengan memberikan pendidikan politik.

Dia berharap kegiatan ini bukan hanya sekedar deklarasi, melainkan ada program yang dilaksanakan sesegera mungkin. Sehingga kehadiran JADI dapat bermanfaat bagi masyarakat. (Darwin Sijabat/ Tribunjambi.com)

Penulis: Darwin
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved