Efek Pelantikan Jokowi - Bagaimana Harga Saham? Penjualan Bersih Rp 93,46 Miliar

Sentimen pelantikan Jokowi akan makin kuat bila susunan kabinet menteri terpilih sesuai harapan pasar, terutama untuk menteri yang berhubungan dengan

Efek Pelantikan Jokowi - Bagaimana Harga Saham? Penjualan Bersih Rp 93,46 Miliar
ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/wsj.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) 

Efek Pelantikan Jokowi - Bagaimana Harga Saham? Penjualan Bersih Rp 93,46 Miliar

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Jokowi effect sepertinya akan muncul lagi usai pelantikan presiden dan wakil presiden Minggu (20/10).

Para analis percaya, sepekan ke depan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih akan menguat, meski terbatas.

Cuma, penguatan IHSG akan terbatas. Sentimen pelantikan Jokowi dan Ma'ruf Amin hanya cukup kuat di awal pekan.

Analis Jasa Utama Capital Sekuritas Chris Apriliony memprediksi, IHSG akan bergerak menguat dengan kisaran 6.150-6.320 .

Presiden Joko Widodo saat mengucapkan sumpah jabatan pada acara Sidang Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Masa Jabatan 2019-2024 di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (20/10/2019). Sidang Paripurna MPR dengan Agenda Tunggal Pengucapan Sumpah dan Pelantikan Joko Widodo sebagai Presiden Republik Indonesia dan Ma'ruf Amim sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia terpilih periode 2019-2024. Tribunnews/Jeprima
Presiden Joko Widodo saat mengucapkan sumpah jabatan pada acara Sidang Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Masa Jabatan 2019-2024 di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (20/10/2019). Sidang Paripurna MPR dengan Agenda Tunggal Pengucapan Sumpah dan Pelantikan Joko Widodo sebagai Presiden Republik Indonesia dan Ma'ruf Amim sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia terpilih periode 2019-2024. Tribunnews/Jeprima (Tribunnews/JEPRIMA)

Direktur Riset & Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus menghitung, IHSG akan menguat terbatas di kisaran 6.170-6.210.

Sentimen pelantikan Jokowi akan makin kuat bila susunan kabinet menteri terpilih sesuai harapan pasar, terutama untuk menteri yang berhubungan dengan ekonomi.

Meski begitu, Jokowi effect tidak aka bertahan lama.

"Pelaku pasar sudah mengantisipasi sejak sebelum pelantikan dengan melakukan pembelian, makanya tekanan beli tinggi lima sampai enam terakhir ini," kata Sukarno Alatas, analis OSO Sekuritas, Minggu (20/10).

Setelah itu, pelaku pasar akan fokus pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) yang digelar pekan ini.

Halaman
1234
Editor: suci
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved