TIGA Bulan Pasokan Air Bersih PDAM Tirta Khayangan Sungai Penuh ke Rumah Pelanggan Macet Total

TRIBUNJAMBI.COM, SUNGAIPENUH - Pelanggan air bersih PDAM Tirta Khayangan mengeluh.

TRIBUNJAMBI.COM, SUNGAIPENUH - Pelanggan air bersih PDAM Tirta Khayangan mengeluh.

Hampir tiga bulan pasokan air PDAM Tirta Khayangan Sungai Penuh tidak mengalir ke rumah warga di Kecamatan Pesisir Bukit.

Kondisi ini dialami pelanggan PDAM Tirta Khayangan Koto Renah, Kecamatan Pesisir Bukit, yang berlangganan PDAM justru kesulitan mendapatkan air bersih.

"Ya, dalam beberapa bulan ini pasokan air dari PDAM Tirta Khayangan macet," ujar seorang pelanggan, Dewi.

Dirinya terpaksa membeli air ke PDAM Tirta Sakti Kerinci untuk mendapatkan pasokan air bersih keperluan sehari-hari.

"Untuk mendapatkan air kami membeli air PDAM Tirta Sakti. Ini dikeluhkan pelanggan yang membayar tagihan dengan tepat waktu," sebutnya.

Terkait hal tersebut, dia minta Pemkot Sungai Penuh melalui PDAM Tirta Khayangan Sungai Penuh segera mencari solusi. Agar suplai air bersih tidak ngadat lagi ke rumah pelanggan.

Direktur Utama PDAM Tirta Khayangan Sungai Penuh melalui Pelaksana Tugas Kabag Air Minum, Syafrial dikonfirmasi mengatakan, di saat kondisi normal, bak penampung PDAM Tirta Khayangan di Desa Pelayang Raya mampu memproduksi air bersih 140 liter/detik.

Namun selama musim kemarau lalu, kondisi mengalami penurunan hingga 40 persen menjadi 61 liter/detik. "Tetapi nampaknya hujan sudah mulai turun, mudah-mudahan bisa menambah debit air," kata Syafrial.

Pada kondisi penurunan debit air itulah, pihak PDAM terpaksa memberlakukan jadwal pendistribusian air bersih keribuan pelanggan.

Ada yang lakukan secara bergilir melalui perpipaan dua hari sekali.

"Ada yang digilir melalui mobil tangki, terutama khusus bagi pelanggan yang benar-benar tidak mendapatkan air,"pungkasnya. (pit)

Penulis: heru
Editor: ridwan
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved