Kamis, 21 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Siloam Hospitals Jambi Kembangkan Code Stroke, Cara Efektif Hindari Resiko Kecacatan

Penyakit stroke selama ini dipandang sebagai penyakit mematikan. Bahkan jika pasien bisa lolos dari kematian biasanya berujung pada kecacatan fisik.

Tayang:
Penulis: Dedy Nurdin | Editor: Nani Rachmaini
istimewa
Pertemuan ilmiah berkelanjutan (PIB) yang diselenggarakan oleh Siloam Hospitals Jambi, tema penanganan stroke menjadi pembahasan yang penting pada Sabtu (19/10/2019) yang bertempat di Odua Weston hotel. 

Siloam Hospitals Jambi Kembangkan Code Stroke, Cara Efektif Hindari Resiko Kecacatan

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Penyakit stroke selama ini dipandang sebagai penyakit mematikan. Bahkan jika pasien bisa lolos dari kematian biasanya berujung pada kecacatan fisik.

Karna itu stroke masuk dalam 10 penyakit berbahaya didunia yang sering dijumpai kasusnya di belahan dunia manapun, tak terkecuali di Jambi. Bahkan dunia Internasional telah menetapkan satu hari yakni 29 Oktober untuk memperingati hari Stroke.

Namun, ilmu kedokteran yang berkembang menemukan cara penanganan yang cukup efektif melalui terapi trombolitik.

Pada pertemuan ilmiah berkelanjutan (PIB) yang diselenggarakan oleh Siloam Hospitals Jambi, tema penanganan stroke menjadi pembahasan yang penting pada Sabtu (19/10/2019) yang bertempat di Odua Weston hotel.

Kegiatan yang memang merupakan salah satu agenda rutin Siloam Hospitals Jambi ini dihadiri sekitar 60 orang dokter di Provinsi Jambi. Sebagai narasumber hadir dr. Harly Lumbantoruan Sp.S dan dr. Masni Silalahi (Head Emergency Department), penanggung jawab tim Code Stroke Siloam Hospitals Jambi.

Kegiatan diskusi ini juga dalam rangka memperingati hari Stroke sedunia.

Direktur Siloam Hospitals Jambi

dr.Kristianus Cahyono, EMBA saat dikonfirmasi memaparkan bahwa kegiatan itu bertujuan untuk memberikan update kepada dokter-dokter di provinsi Jambi mengenai penatalaksanaan stroke hiperakut.

dr. Kris mengatakan sistem "Code Stroke" merupakan cara penanganan stroke hiperakut, yakni kasus stroke dengan gejala kurang dari tiga jam. Pola penanganan ini cukup efektif mengurangi angka kematian atau kecacatan permanen. "Dari dua kasus yang ditangani di Siloam Hospitals Jambi pada tahun ini dengan sistem Code Stroke menunjukkan hasil yang menggembirakan. Dan bahkan hampir tidak terlihat gejala-gejala sisa strokenya," sambung dr.Kris.

dr Harly Lumbantoruan SpS menyatakan bahwa golden standard penanganan pasien dengan stroke hiperakut adalah dengan pemberian obat trombolitik. Obat ini bekerja untuk membuka penyumbatan pembuluh darah di otak. Obat trombolitik atau recombinant tissue plasminogen activator (rTPA) diberikan melalui infus intravena dan harus dipantau secara ketat di rumah sakit.

Keberhasilan terapi trombolitik amat ditentukan oleh waktu dan ketepatan diagnosis stroke. Oleh karena itu di Siloam Jambi dikembangkan sistem "Code Stroke", sambung dr Harly.

dr Masni Silalahi selaku Head Emergency Department Siloam Hospitals Jambi menyampaikan bahwa Code Stroke adalah suatu sistem kode emergensi yang akan diaktifkan bila ada pasien di UGD yang dicurigai stroke hiperakut. "Bila code stroke sudah diaktifkan, seluruh tim yang terlibat segera menjalankan tugas secara simultan agar pasien segera dapat ditegakkan diagnosis stroke penyumbatan dan diputuskan apakah dapat diberikan trombolitik atau tidak," ungkap dr Masni.

Selain itu, Siloam Hospitals Jambi juga memberikan pelayanan rapid response ambulance yang memungkinkan proses skrining stroke bisa dilakukan mulai dari saat transfer pasien di ambulans. "Cukup dengan menghubungi nomor 1-500911, ambulans Siloam Jambi akan segera menjemput pasien dengan kasus emergensi di area Kota Jambi," dr Masni menambahkan.

Untuk keberhasilan penanganan stroke hiperakut dibutuhkan beberapa hal, pertama Dokter ahli saraf dan Dokter ahli radiologi yang standby 24 jam.

Kedua, Fasilitas CT scan atau MRI yang bisa menegakkan diagnosis stroke secara cepat dan akurat.

"Ketiga Koordinasi yang baik dari tim Code Stroke, mulai dari Driver Ambulance, Unit Gawat Darurat, Laboratorium, Radiologi, Farmasi, dan dokter-dokter spesialis yang terkait," pungkas dr Harly.

VIDEO: VIRAL! Seorang Motivator Pukul 10 Siswa di Malang

FOLLOW INSTAGRAM TRIBUN JAMBI:

.

(Dedy Nurdin)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved