Objek Wisata Arboretum Rio Alif di Bangko Jadi Lokasi Tindak Asusila, Kondom Bekas Berserakan

Bukan itu saja, untuk masuk ke lokasi yang penuh dengan kayu yang dilindungi itu, masyarakat perlu berhati-hati, sebab banyak kayu-kayu roboh

Objek Wisata Arboretum Rio Alif di Bangko Jadi Lokasi Tindak Asusila, Kondom Bekas Berserakan
tribunjambi/muzakkir
Wisata Aboretum Rio Alif Dusun Mudo Kota Bangko terlihat tak terurus. Kondom bekas berserakan 

TRIBUNJAMBI.COM,BANGKO -- Wisata Aboretum Rio Alif Dusun Mudo Kota Bangko terlihat tak terurus.

Objek wisata yang pernah jadi kebanggaan Merangin itu terlihat kotor, rumput liar sudah menyelimuti beberapa bangunan yang ada d isana, coret-coretan juga menghiasi bangunan tersebut.

Tak hanya itu, sampah bekas makanan pengunjung juga berserakan. Seperti botol minuman, kardus, dan lain sebagainya.

Bukan itu saja, untuk masuk ke lokasi yang penuh dengan kayu yang dilindungi itu, masyarakat perlu berhati-hati, sebab banyak kayu-kayu roboh yang terlintang ditengah jalan.

Dengan tidak terurusnya wisata andalan Merangin ini membuat pengunjung sedikit terganggu, sebab kondisi saat ini jauh berbeda sekali dengan kondisi beberapa tahun lalu. Akibatnya kondisi wisata ini sepi pengunjung.

Akibat sepinya pengunjung itu, disinyalir membuat wisata itu menjadi tempat mesum. Hal itu ditemukannya beberapa bungkus bekas alat kontrasepsi.

Alat kontrasepsi tersebut ditemukan di beberapa lokasi, seperti digazebo, di bawah pohon yang rindang, di bawah bambu dan beberapa tempat lainnya.

"Saya kira cuman isu, ternyata benar adanya jika disini banyak kondom yang berserakan," kata Saputra warga Kota Bangko.

Pernah Populer, Kini Wisata Arboretum Rio Alif Bangko Tak Terurus

Riky menyangkan dengan aksi nakal oknum masyarakat yang melakukan perbuatan maksiat dilokasi ini.

Selain itu, dirinya juga menyangkan kepada Dinas Pariwisata Kabupaten Merangin yang seolah tutup mata. Saputra menyebut jika pemerintah hanya bisa mengambil retribusi saja, sementara perawatan dan pengawasan sangat minim.

Halaman
12
Penulis: muzakkir
Editor: nani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved