Guru dan Dosen di Jambi Belajar Menulis Ala Jurnalis

Sebanyak 20 orang yang terdiri dari Kepala Sekolah, guru, Dosen dan jurnalis lokal di Jambi mengikuti pelatihan dan pendampingan Menulis

Guru dan Dosen di Jambi Belajar Menulis Ala Jurnalis
tribunjambi/nurlailis
Sebanyak 20 orang yang terdiri dari Kepala Sekolah, guru, Dosen dan jurnalis lokal di Jambi mengikuti pelatihan dan pendampingan Menulis Praktik Baik Pendidikan Bersama Jurnalis Kompas.com, Enggar Yohanes Harususilo. Sabtu (19/10/2019). 

Guru dan Dosen Belajar Menulis Ala Jurnalis

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Sebanyak 20 orang yang terdiri dari Kepala Sekolah, guru, Dosen dan jurnalis lokal di Jambi mengikuti pelatihan dan pendampingan Menulis Praktik Baik Pendidikan Bersama Jurnalis Kompas.com, Enggar Yohanes Harususilo.

Enggar Yohanes mengajarkan peserta mulai dari unsur unsur penting di dalam tulisan media massa, cara penulisan, judul, lead hingga nilai nilai yang terkandung agar tulisan layak dijadikan berita. Dia juga mengajak peserta membuat tulisannya menjadi menarik untuk dibaca.

Mudah! Ini Cara Antisipasi Overheat, Biang Kerok Terbakarnya Lamborghini Aventador Milik Raffi Ahmad

"Kita tidak bisa menggunakan strategi yang sama untuk tujuan yang berbeda, ketika tujuan itu bagaimana supaya nilai nilai akademisi ini tersampaikan mungkin kaidah kaidah akademis harus dipegang teguh, tetapi jika bagaimana tujuan kita nilai nilai ini sampai ke masyarakat pastinya strateginya pasti harus berbeda dengan kaidah tersebut," tuturnya, Sabtu (19/10).

Sebanyak 20 orang yang terdiri dari Kepala Sekolah, guru, Dosen dan jurnalis lokal di Jambi mengikuti pelatihan dan pendampingan Menulis Praktik Baik Pendidikan Bersama Jurnalis Kompas.com, Enggar Yohanes Harususilo. Sabtu (19/10/2019).
Sebanyak 20 orang yang terdiri dari Kepala Sekolah, guru, Dosen dan jurnalis lokal di Jambi mengikuti pelatihan dan pendampingan Menulis Praktik Baik Pendidikan Bersama Jurnalis Kompas.com, Enggar Yohanes Harususilo. Sabtu (19/10/2019). (tribunjambi/nurlailis)

Hal ini menjadi sesuatu yang baru bagi para peserta yang mengikuti pelatihan ini.

CERITA Sarwendah Tak Mau Lagi Pakai Baju Seksi, Sempat Ribut dengan Ruben Onsu Soal Gaun Pengantin

"Yang menjadi tantangan itu, bagaimana mengubah mainset mengemas membahasakan tulisan, kenapa media sekarang lebih enak dilihat karena kita harus pahami pembaca kita," ujarnya pada saat mengisi materi di Rumah Kito Resort dan Hotel.

Pada sesi terakhir pelatihan yang diadakan oleh Tanoto Fondation ini, beberapa artikel menarik yang telah dibuat oleh peserta diterbitkan langsung di Kompas.com.

Saiful Bahri, Panitia dari Tanoto Fondation mengatakan, sebelum sesi Pelatihan dan Pendampingan Menulis Praktik Baik Pendidikan dimulai, Anwar Holil, Communications Manager Tanoto Fondation telah menyampaikan pengantar pelatihan kepada peserta.

KLARIFIKASI Irwansyah Soal Tudingan Penggelapan Uang Oleh Medina Zein, Akui Transfer Uang ke J-Crops

Dengan digelarnya pelatihan ini, dia ingin peserta dapat menyampaikan aspirasi dan berharap banyak artikel inspirasi yang bisa disebarkan untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan di tanah air.

"Kita berharap, peserta dapat menulis praktik baik program PINTAR dalam bentuk artikel yang dapat dimuat di media masa, sehingga dapat menginspirasi tenaga pendidik lainnya," pungkasnya.

VIDEO: VIRAL! Seorang Motivator Pukul 10 Siswa di Malang

FOLLOW INSTAGRAM TRIBUN JAMBI:

.

Penulis: Nurlailis
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved