Sidak ke Proyek Dam Betuk, Ketua DPRD Merangin Temukan Banyak Kejanggalan

Ketua DPRD Merangin, Herman Efendi melakukan inspeksi mendadak (Sidak) proyek irigasi Dam Betuk di Desa Tambang Baru, Kecamatan Tabir.

Sidak ke Proyek Dam Betuk, Ketua DPRD Merangin Temukan Banyak Kejanggalan
Tribunjambi/Muzakkir
Ketua DPRD Merangin, Herman Efendi melakukan inspeksi mendadak (Sidak) pada proyek irigasi Dam Betuk yang berada di Desa Tambang Baru Kecamatan Tabir. 

Sidak ke Proyek Dam Betuk, Ketua DPRD Merangin Temukan Banyak Kejanggalan

TRIBUNJAMBI.COM,BANGKO -- Ketua DPRD Merangin, Herman Efendi melakukan inspeksi mendadak (Sidak)  proyek irigasi Dam Betuk di Desa Tambang Baru, Kecamatan Tabir.

Dalam Sidak yang ditemani oleh Ketua Komisi III Mulyadi dan anggota dewan lainnya itu, mantan anggota TNI ini mendapatkan berbagai kejanggalan.

Satu hal yang paling merusak pemandangannya adalah jalinan besi dinding dam yang tidak sampai ke atas, sehingga Herman menilai jika pengerjaan ini akan cepat rusak.

Herman Efendi menyebut, proyek dengan nilai Rp 3,4 miliar lebih ini menjadi sorotan, di mana baru-baru ini heboh di media sosial jika pengerjaan ini bermasalah.

Informasi yang beredar menyebut jika lantai DAM dicor tidak sesuai dengan RAB. Pihak kontraktor ingin mencari keuntungan dengan tidak memasang besi di lantai dasar, padahal lantai tersebut wajib menggunakan besi.

Festival Inklusi Keuangan di Swiss-Belhotel Jambi, BEI Targetkan 1.000 Investor di Pasar Modal

Dukung Pelantikan Presiden, Warga Jambi Timur Gelar Pesta Rayat, Ada Kuda Lumping

Sandiaga Uno Tolak Mentah-mentah Posisi yang Diminta Prabowo Ini, Usai Kalah Dalam Pilpres 2019

"Ini mengingat di media sosial sangat viral sekali bahwa ada pengerjaan di tengah-tengah tidak pakai besi," kata Herman.

Dalam Sidak itu, dirinya menyebut jika memang ditemukan kejanggalan.

"Ya kita melihat ada kejanggalan, ada pengecoran di tengah (lantai irigasi) tidak pakai besi. Dan besi dinding irigasinya juga setengah," kata Herman lagi.

Dengan temuan itu, dirinya menegaskan agar Dinas PUPR, konsultan perencana dan konsultan pengawas bekerja sebaik mungkin. Hal itu agar proyek ini selesai sesuai perencanaan dan dapat dimanfaatkan masyarakat.

Halaman
12
Penulis: muzakkir
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved