PRABOWO Subianto Jadi Menteri Jokowi, Istana Negara Bersyukur: Begini Komentar Wapres Jusuf Kalla

TRIBUNJAMBI.COM - Nama Ketua Partai Gerindra Prabowo Subianto santer diisukan jadi menteri di kabinet Jokowi.

tribunnews.com
Wakil Presiden Jusuf Kalla. 

"Bapak bilang bisa jawab semuanya, tidak ada batasan," katanya.

BREAKING NEWS Pakai Cinta Digital, Siswa SMA di Merangin Tipu Pria Tetangganya Rp 141 Juta

TAHUN 2020 Gaji Naik! Segini Kenaikan UMP Jambi, Jakarta, Surabaya dan Kota Lain di Indonesia!

 

JK pun mengulang kembali jawaban awalnya.

Masih penasaran, Najwa Shihab bertanya "Kan pertanyaan saya cocok atau tidak?"

"Sensitif pertanyaannya," kata JK diiringi tawa.

Tak mau menjawab dengan jelas, JK pun kembali ditanya Najwa Shihab soal jabatan yang cocok untuk Prabowo.

"Saya berandai-andai, kalau cocok, Pak Prabowo itu cocoknyaMenteri Pertahanan atau Menkopolhukam?" tanya Najwa.

JK pun kembali tak mau menjawab dengan jelas pertanyaan Najwa Shihab.

Terekam CCTV Sales Suzuki Diculik dan Akhirnya Ditemukan Tewas, Korban Masih Pengantin Baru

JELANG PELANTIKAN! Bocoran 8 Menteri Kabinet Jokowi-Maruf Amien, adakah Nama Ahok?

"Kan ada hubungannya dengan tadi itu, Anda yang paling pintar bertanya," kata JK diiringi tawa.

Jawaban itu pun juga mengundang tawa Najwa Shihab dan penonton yang hadir.

Sejumlah isu juga beredar bahwa Prabowo lah yang meminta jatah menteri kepada Jokowi.

Isu tersebut kemudian ditanggapi oleh pengamat politik Ireng Maulana.

Ireng berpendapat, apabila hal itu benar maka Prabowo justru dinilai merugi.

Didukung Kemenristekdikti, Ini yang Diajarkan Komunitas Getstar pada Anak-anak Pulau Pandan

Video Detik-detik Reaksi Tak Biasa Polwan Cantik Pergoki Tunangannya Berselingkuh Dengan Wanita Lain

"Jika Prabowo akhirnya hanya mengincar kursi Menhan, maka perannya yang semakin menguat dianggap sejajar dengan aktor politik arus utama di perpolitikan nasional akan memudar. Sebagian besar orang akan menilai tingginya pragmatisme Prabowo, dan akan mencatat Ia hanya puas dengan kursi menteri," ujarnya dalam keterangan pers tertulis kepada Tribunnews, Senin (8/10/19).

Ireng menilai, posisi Menhan justru menjadikan Prabowo sebagai bawahan presiden.

Padahal, Jokowi merupakan rival Prabowo dalam dua kali Pilpres.

"Bawahan tidak lagi sejajar apapun dalihnya," katanya.(Tribunnews.com/Miftah)
 

Editor: ridwan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved